JAKARTA suarabrita .com Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 8 Mei 2026. Kondisi ini di picu oleh tingginya aktivitas atmosfer yang meningkatkan peluang hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Beberapa wilayah yang di perkirakan terdampak cuaca buruk antara lain Jawa Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Kalimantan Tengah, hingga sebagian wilayah Papua. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan transportasi akibat cuaca ekstrem.
Menurut BMKG, intensitas hujan di prediksi meningkat pada siang hingga malam hari, terutama di kawasan pegunungan dan daerah rawan bencana hidrometeorologi. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga di minta memperhatikan perkembangan cuaca karena gelombang tinggi berpotensi terjadi di beberapa perairan Indonesia.
“Warga di imbau untuk menghindari aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan deras dan petir, serta tetap memantau informasi cuaca resmi dari BMKG,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Selain berdampak pada aktivitas masyarakat, cuaca ekstrem juga berpotensi mengganggu jadwal penerbangan dan perjalanan darat di sejumlah daerah. Sejumlah pemerintah daerah telah mengingatkan masyarakat untuk siaga menghadapi kemungkinan bencana akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Fenomena cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir di sebut berkaitan dengan di namika atmosfer regional dan suhu laut yang masih hangat di wilayah Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan pembentukan awan hujan lebih cepat dan intens.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi cuaca yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal resmi pemerintah.
Editor : vina








