Status PPPK dan PNS Guru Jadi Sorotan Dirjen GTKPG

Dirjen GTKPG menyampaikan pandangan terkait kesejahteraan guru dan pengisian kebutuhan tenaga pendidik, sementara PPPK terus menyuarakan aspirasi soal status kepegawaian.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu. Foto: Ricardo/JPNN.com.

Ilustrasi aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu. Foto: Ricardo/JPNN.com.

JAKARTA suarabrita.com Isu status dan kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian publik. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan penjelasan terkait pengelolaan tenaga pendidik.

Direktur Jenderal GTKPG Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa pemerintah memahami adanya perbedaan kesejahteraan antara guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan guru ke depan perlu di rancang secara terencana dan berkelanjutan. Salah satu opsi yang di dorong adalah pengisian formasi melalui seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS), sesuai kebutuhan dan perencanaan nasional di bidang pendidikan.

Baca Juga :  Barcelona Hajar Bilbao 5-0 di Semifinal Piala Super Spanyol 2026

Di sisi lain, sejumlah perwakilan forum PPPK terus menyampaikan aspirasi terkait status kepegawaian mereka. Beberapa di antaranya berharap ada kebijakan yang membuka peluang peningkatan status, dengan mempertimbangkan masa kerja dan kontribusi di lapangan.

Baca Juga :  Satlantas Kerinci Ingatkan Disiplin Lalu Lintas

Sebagian PPPK juga menyoroti tantangan yang masih di hadapi, terutama bagi yang bekerja dengan skema paruh waktu. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari di namika pembahasan kebijakan di sektor pendidikan.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan kebutuhan nasional.(tim)

Editor : revina

Berita Terkait

Dari Asrikaton ke Dubai, Lantunan Kecil Menyentuh Langit Dunia
PPPK Paruh Waktu Dihapus 2026, Ini Dampak Besarnya bagi ASN
Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar
Fantastis! Harta Megawati Hampir Rp199 Miliar, Ini Rincian Asetnya
Harta Jokowi Tembus Rp105 Miliar, Naik Tajam dari Tahun Lalu!
Prabowo Kumpulkan Prajogo hingga Aguan di Hambalang bahas?
Bhayangkara FC Melonjak, Enam Pemain Asing Baru Beri Dampak
Revisi Perjanjian PMI di Malaysia Dipercepat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:00 WIB

Dari Asrikaton ke Dubai, Lantunan Kecil Menyentuh Langit Dunia

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:00 WIB

Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:00 WIB

Fantastis! Harta Megawati Hampir Rp199 Miliar, Ini Rincian Asetnya

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:00 WIB

Harta Jokowi Tembus Rp105 Miliar, Naik Tajam dari Tahun Lalu!

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:00 WIB

Status PPPK dan PNS Guru Jadi Sorotan Dirjen GTKPG

Berita Terbaru

Sungai Penuh

IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB

isyah Ar Rumy, siswi kelas IV SD Tahfidz Alquran Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, yang mewakili Indonesia dalam ajang Dubai International Holy Quran Award di Uni Emirat Arab. (Foto: Tugu Malang)suarabrita.com

Internasional

Dari Asrikaton ke Dubai, Lantunan Kecil Menyentuh Langit Dunia

Kamis, 26 Feb 2026 - 07:00 WIB

eterangan Foto:
Qari asal Inggris, Ibrahim Idris (Ibi Idris), mengumandangkan azan Magrib saat acara buka puasa bersama di Old Trafford, markas Manchester United, di Manchester, Inggris, Selasa (24/2/2026). (Foto: Instagram/@MUMSC)

Internasional

Old Trafford Bersujud dalam Lantunan Azan Ramadan

Kamis, 26 Feb 2026 - 06:00 WIB

Gurita bisnis Atta Halilintar (Foto: Instagram / attahalilintar)suarabrita.com

Entertainment

Atta Halilintar Dari Jualan Mainan Jadi YouTuber Pengusaha

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:00 WIB

Potret Nadia Omara, kreator konten horor dan misteri Indonesia yang dikenal lewat kanal YouTube dengan jutaan subscriber. (Foto: Wikipedia)suarabrita.com

Entertainment

10 Juta Subscriber dan Cuan Miliaran, Sukses Nadia Omara

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:00 WIB