Jakarta suarabrita.com Program Sekolah Rakyat memperkuat akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera sebagai strategi menuju Indonesia Emas 2045. Program ini mencatat peningkatan akademik, kesehatan, dan pengembangan talenta siswa setelah hampir satu semester berjalan.
Pemerintah menilai Sekolah Rakyat sebagai investasi sosial jangka panjang dan mengukur dampaknya melalui Social Return on Investment (SROI). Pemerintah memfokuskan keberhasilan program pada nilai sosial, bukan sekadar jumlah lulusan.
Saat ini, Sekolah Rakyat beroperasi di 166 daerah dan mendorong peningkatan kemampuan dasar serta penggalian potensi peserta didik.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat mendukung strategi nasional untuk menurunkan angka kemiskinan dan membangun sumber daya manusia unggul.
Program ini mengintegrasikan pendidikan gratis dengan bantuan sosial, jaminan kesehatan, pemenuhan gizi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Pemerintah menjadwalkan Peluncuran Nasional Sekolah Rakyat pada 12 Januari 2026 di Banjarbaru dengan tagline “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara”.(vina)
Penulis : vina
Editor : revina









