jakarta suarabrita.com– Perusahaan minyak asal Amerika Serikat, Chevron, memberikan pernyataan resmi terkait operasi pemerintahan Presiden Donald Trump di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro serta rencana AS mengambil alih pengelolaan aset minyak negara ters Mengutip Newsweek, Chevron menegaskan tetap beroperasi sesuai hukum yang berlaku dan memprioritaskan keselamatan karyawan serta perlindungan aset perusahaan. Chevron juga menyatakan kepatuhan penuh terhadap peraturan Amerika Serikat dan hukum internasional.
Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dan selama ini berada di bawah sanksi ketat AS. Meski demikian, Chevron menjadi satu-satunya perusahaan minyak besar AS yang masih beroperasi di Venezuela melalui lisensi khusus Departemen Keuangan AS, bekerja sama dengan perusahaan minyak nasional PDVSA.
Presiden Trump sebelumnya menyatakan AS akan mengelola kembali industri minyak Venezuela dengan melibatkan perusahaan-perusahaan energi Amerika untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan produksi.
Penulis : vina
Editor : vina
Sumber Berita: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260104070746-17-699434/trump-sebut-as-akan-ambil-alih-minyak-venezuela-chevron-buka-suara









