Stok Beras Nasional Aman, Distribusi Bantuan Pangan Capai 96,7%

Pemerintah Pastikan Ketersediaan Beras Nasional Aman dan Harga Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, suarabrita.com– Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjamin stok beras nasional aman di awal 2026. Selain itu, pemerintah memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) 3,23 juta ton. Pemerintah juga menjalankan program distribusi pangan secara efektif.

Direktur Distribusi Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menyatakan Bulog menyimpan stok 3,36 juta ton per 12 Januari 2026. Dengan demikian, stok ini terdiri dari CBP 3,23 juta ton dan stok komersial 129 ribu ton. Pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa impor. Pemerintah juga menjaga distribusi serta harga tetap stabil.

Bapanas mengapresiasi swasembada beras 2025, yang memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng. Hingga 12 Januari 2026, program ini menjangkau 17,67 juta Penerima Bantuan Pangan (96,71%) dari target 18,27 juta.

Baca Juga :  Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar

Pemerintah mengirim 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng. Selain itu, distribusi dipercepat di wilayah sulit dijangkau. Namun, harga beras masih bergerak sesuai distribusi, permintaan musiman, dan kondisi wilayah tertentu. Pemerintah memantau harga harian dan menyiapkan operasi pasar SPHP bila diperlukan.

Sebagian besar pemerintah daerah mengelola cadangan beras daerah (CBPD) sebagai pengaman tambahan. Presiden Prabowo Subianto menyatakan swasembada beras 2025 di Karawang, Jawa Barat, sebagai tonggak kemandirian pangan nasional.

Baca Juga :  Fantastis! Harta Megawati Hampir Rp199 Miliar, Ini Rincian Asetnya

Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, melaporkan produksi beras 2025 mencapai 34,71 juta ton. Oleh karena itu, produksi ini menunjukkan surplus 3,52 juta ton dibanding kebutuhan nasional 31,19 juta ton.

Harga beras per 12 Januari 2026:
Premium: Rp15.384/kg (-Rp152)
Medium: Rp13.609/kg (-Rp145)
Harga beras SPHP: Rp12.408/kg (-Rp69)
Harga beras lokal khusus: Rp15.569/kg (-Rp219)
Pemerintah mendorong penyerapan produksi dalam negeri. Selain itu, pemerintah memperkuat distribusi dari sentra produksi dan dengan demikian menjaga stabilisasi harga sepanjang 2026.(vina)

Editor : revina

Berita Terkait

Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia
Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026
Nasib Honorer 2026 Terjawab, Status PPPK Paruh Waktu
THR Idulfitri 2026 Cair: ASN, TNI, Polri, Pensiunan & Ojol Kebagian
UU HKPD 2027 Batasi Belanja Pegawai, PPPK & Pendidikan Sorot
“ASN Blitar Pensiun Hanya Sebulan Jadi PPPK, Ini Alasannya!”
Benarkah PPPK Paruh Waktu Dihapus 2026? Ini Fakta yang Bikin?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:00 WIB

Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:00 WIB

PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:00 WIB

Nasib Honorer 2026 Terjawab, Status PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:00 WIB

THR Idulfitri 2026 Cair: ASN, TNI, Polri, Pensiunan & Ojol Kebagian

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB