Jakarta, suarabrita.com– Pemerintah akan melanjutkan program bantuan pangan beras pada tahun 2026. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa pemerintah menugaskan Bulog untuk menyalurkan 720.000 ton beras bagi 18 juta penerima, masing-masing mendapat 10 kg beras per keluarga selama 4 bulan pertama tahun ini.
Selain bantuan pangan, Bulog juga menyalurkan beras murah melalui program SPHP sebanyak 1,5 juta ton sepanjang tahun. Penyaluran beras SPHP akan dikurangi di daerah sentra produksi saat musim panen (Maret, April, Agustus), tetapi tetap digencarkan di daerah non-sentra untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Pada 2025, penyaluran bantuan pangan telah mencapai 707.929 ton, sedangkan realisasi beras SPHP hanya 802.939 ton, dari target 1,5 juta ton.(vina)









