Jakarta suarabrita.com Presiden RI Prabowo Subianto memberi koreksi desain Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menyeimbangkan iklim panas di Kalimantan Timur dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden meminta Otorita IKN (OIKN) memperhatikan desain dan fungsi kawasan. Salah satunya menambahkan embung untuk mengurangi panas dan risiko karhutla.
“Kepala OIKN sudah melaporkan metode pemasangan sensor panas untuk mendeteksi potensi karhutla. Presiden meminta mereka terus menguji metode ini,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta.
Presiden juga menekankan percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif. Tujuannya, IKN sebagai ibu kota politik bisa selesai pada 2028.
“OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum harus terus memperbaiki desain dan fungsi sesuai arahan Presiden,” tambah Prasetyo.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono bertanggung jawab mengimplementasikan arahan tersebut. Ia memastikan kesiapan IKN sesuai target pembangunan.(vina)
Editor : revina









