Jakarta suarabrita.com— Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi menyebut bencana alam di Sumatera sebagai momen bagi masyarakat menjaga lingkungan dan memperkuat kepedulian sosial.
“Bencana ini mengingatkan kita menjaga alam, mulai dari diri sendiri,” ujar Arifah Fauzi di Jakarta, Senin.
Arifah bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, mengadakan doa bersama untuk korban bencana di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta.
Kegiatan ini memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan empati serta solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana. Arifah mengajak semua pihak mendoakan para korban agar mereka mendapatkan kekuatan dan ketabahan.
“Bagi yang wafat, semoga Allah memberikan tempat terbaik,” tambahnya.
Menteri Arifah menekankan bahwa pesantren membentuk generasi beriman, berakhlak, dan berdaya saing. Pendidikan pesantren mengasah intelektual, karakter, disiplin, kesederhanaan, dan nilai moral.
“Santri adalah masa depan bangsa. Nilai agama menjadi modal utama mereka membangun karakter,” ucap Arifah Fauzi.
Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, yang berdiri sejak 1975, menggabungkan pendidikan diniyah dan formal. Pesantren ini aktif menggelar kegiatan sosial, memperkuat moderasi beragama, dan membina generasi muda agar berkontribusi bagi masyarakat(vina)
Editor : vina









