Titiek Soeharto Dorong Ekspor Beras dan Jagung Usai Indonesia Resmi Swasembada

Produksi nasional surplus, ekspor ditargetkan mulai 2026 demi kesejahteraan petani

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (suarabrita.com) – Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mendorong Indonesia mulai melakukan ekspor beras dan jagung pada 2026, menyusul keberhasilan swasembada dua komoditas pangan strategis tersebut.

“Indonesia sudah swasembada beras dan jagung. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa mulai ekspor,” ujar Titiek saat Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 di Bekasi, Kamis.

Ia menilai capaian swasembada membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Titiek juga mengajak petani terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen agar mampu bersaing di pasar ekspor global.

Baca Juga :  Juda Agung ke Istana, Isyarat Pelantikan Wamenkeu

Titiek menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pencanangan swasembada pangan serta kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas capaian strategis tersebut. Ia juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung program swasembada jagung.

Produksi jagung nasional saat ini mencapai 16,1 juta ton, dengan sekitar 20 persen berasal dari dukungan Polri. Sementara konsumsi nasional tercatat 15,6 juta ton, sehingga Indonesia memiliki surplus 0,5 juta ton sebagai modal ekspor pada 2026.

Baca Juga :  AS Roma Bungkam Cagliari 2-0, Donyell Malen Bersinar

Dalam kesempatan itu, Titiek juga berdialog dengan Kapolda Sumatera Selatan terkait progres produksi jagung daerah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan Indonesia mencapai swasembada beras pada 2025 dalam panen raya di Karawang, Jawa Barat, sebagai tonggak penting kemandirian (vina)

Penulis : vina

Editor : revina

Berita Terkait

Kepala Desa Koto Tengah Tansrilana Sampaikan Salam Fitri
Di Hari Kemenangan, Edi Zulpandi Ajak Warga Koto Dua Kembali ke Fitrah
Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia
Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026
Nasib Honorer 2026 Terjawab, Status PPPK Paruh Waktu
THR Idulfitri 2026 Cair: ASN, TNI, Polri, Pensiunan & Ojol Kebagian
UU HKPD 2027 Batasi Belanja Pegawai, PPPK & Pendidikan Sorot
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:00 WIB

Di Hari Kemenangan, Edi Zulpandi Ajak Warga Koto Dua Kembali ke Fitrah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:00 WIB

Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:00 WIB

PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:00 WIB

Nasib Honorer 2026 Terjawab, Status PPPK Paruh Waktu

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB