Ramadan di Mata Anak, Belajar Puasa dengan Bahagia

Puasa dikenalkan dengan cinta, tumbuh bersama bahagia.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suarabrita.com Bulan suci Ramadan kembali hadir membawa suasana tenang dan penuh makna. Di setiap rumah, sahur dan berbuka menjadi momen yang menumbuhkan kedekatan keluarga. Di tengah suasana itu, banyak anak mulai mengenal puasa sebagai pengalaman baru dalam hidup mereka.

Bagi anak, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Puasa adalah proses belajar tentang kesabaran, disiplin, dan empati. Karena itu, orang tua perlu mengenalkan puasa dengan cara yang lembut dan menyenangkan.

Baca Juga :  Prabowo Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran Standar Internasional

Data Badan Pusat Statistik mencatat mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Ramadan pun menjadi momentum nasional yang memengaruhi jutaan anak. Lingkungan keluarga dan sekolah ikut berperan membentuk pengalaman tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong terwujudnya Ramadan Ramah Anak. Gerakan ini mengajak semua pihak menjadikan Ramadan sebagai ruang aman bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  KemenPPPA Dorong Jurnalisme Empati dan Ramah Perempuan Anak

Dalam ajaran Islam, anak yang belum baligh belum wajib berpuasa penuh. Orang tua dapat melatih anak secara bertahap, sesuai usia dan kemampuan. Pendekatan ini menjaga kesehatan anak sekaligus menanamkan kecintaan pada ibadah.

Dengan bimbingan penuh kasih, puasa akan tumbuh menjadi kebiasaan baik. Ramadan pun menjadi musim pendidikan hati. Anak belajar mencintai ibadah dengan bahagia, bukan karena tekanan, melainkan karena kesadaran.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Dari Asrikaton ke Dubai, Lantunan Kecil Menyentuh Langit Dunia
Status PPPK dan PNS Guru Jadi Sorotan Dirjen GTKPG
Cahaya Ramadhan Menyapa dari SMPN 2 Sungai Penuh
“Cahaya Ramadan Menyinari Keluarga Besar SD Pasar Tamiai”
Milad ke-79 HMI, Menumbuhkan Tunas Kepemimpinan Pelajar
KemenPPPA Dorong Jurnalisme Empati dan Ramah Perempuan Anak
Tes kesehatan mental guru di Jambi, HP dibatasi di sekolah
Unja Bekali Siswa Jambi Hadapi SNPMB 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:00 WIB

Status PPPK dan PNS Guru Jadi Sorotan Dirjen GTKPG

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:45 WIB

Cahaya Ramadhan Menyapa dari SMPN 2 Sungai Penuh

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:22 WIB

“Cahaya Ramadan Menyinari Keluarga Besar SD Pasar Tamiai”

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:51 WIB

Ramadan di Mata Anak, Belajar Puasa dengan Bahagia

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:37 WIB

Milad ke-79 HMI, Menumbuhkan Tunas Kepemimpinan Pelajar

Berita Terbaru

Wali Kota Hendri Arnis menerima penghargaan untuk Padang Panjang atas capaian kinerja dan inovasi pembangunan daerah tahun 2026.

sumbar

satu Tahun Hendri–Allex Pimpin Padang Panjang,

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi perjalanan hidup manusia menuju akhirat, mengingatkan bahwa dunia hanya persinggahan sementara. (Foto: Ilustrasi AI)

artikel

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:00 WIB

Suasana pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kantor BPJS Kesehatan. (Foto: Britainaja

Uncategorized

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Sungai Penuh

IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB