Pemerintah Perluas Uji Coba Digitalisasi Bansos ke 40 Kabupaten/Kota

Transformasi Digital Bansos Dimulai di Banyuwangi, Targetkan Akurasi Data Penerima Hingga 28,2 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta suarabrita.com Pemerintah memperluas uji coba di gitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 40 kabupaten/kota selama enam bulan, mulai pekan ini. Langkah ini bertujuan memperkuat akurasi data penerima dan mempermudah akses masyarakat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan, di gitalisasi bansos sebelumnya diuji coba di Banyuwangi, Jawa Timur, dan menunjukkan hasil positif. Dari Program Keluarga Harapan (PKH), 77,7 persen data awal penerima mengalami exclusion error—yaitu orang yang layak menerima bantuan namun tidak terdaftar.

Setelah di verifikasi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), tingkat kesalahan berkurang signifikan menjadi 28,2 persen.

Baca Juga :  Fantastis! Harta Megawati Hampir Rp199 Miliar, Ini Rincian Asetnya

“Digitalisasi bansos menjadi bagian dari transformasi digital melalui Digital Public Infrastructure (DPI) dan kecerdasan buatan (AI), mendukung program prioritas nasional untuk tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” ujarnya.

Masyarakat dapat berpartisipasi langsung dalam pemutakhiran data melalui fitur sanggah dan kanal resmi, seperti aplikasi SIKS-NG, Cek Bansos, call center, dan layanan pesan singkat. Mekanisme ini tidak hanya mempermudah pendaftaran bantuan, tetapi juga mengurangi potensi konflik sosial akibat ketidakjelasan penetapan penerima.

Pelaksanaan di gitalisasi bansos bekerja sama dengan Dewan Ekonomi Nasional dan pemerintah daerah. Tahun ini, uji coba di perluas ke 40 kabupaten/kota dan satu provinsi. Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan bahwa program ini di mulai bulan ini dan di targetkan rampung pada Juli, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam transformasi digital nasional.

Baca Juga :  DJBC & Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 1,6 Kg Sabu di Bandara Soekarno-Hatta

Di gitalisasi bansos di harapkan menjadi tonggak baru dalam tata kelola bantuan sosial, menghadirkan kejelasan, efisiensi, dan akses yang lebih adil bagi seluruh masyarakat.(tim)

Editor : vina

Sumber Berita: go news.id

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Dihapus 2026, Ini Dampak Besarnya bagi ASN
Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar
Fantastis! Harta Megawati Hampir Rp199 Miliar, Ini Rincian Asetnya
Harta Jokowi Tembus Rp105 Miliar, Naik Tajam dari Tahun Lalu!
Status PPPK dan PNS Guru Jadi Sorotan Dirjen GTKPG
Prabowo Kumpulkan Prajogo hingga Aguan di Hambalang bahas?
Bhayangkara FC Melonjak, Enam Pemain Asing Baru Beri Dampak
Revisi Perjanjian PMI di Malaysia Dipercepat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:23 WIB

PPPK Paruh Waktu Dihapus 2026, Ini Dampak Besarnya bagi ASN

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:00 WIB

Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:00 WIB

Fantastis! Harta Megawati Hampir Rp199 Miliar, Ini Rincian Asetnya

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:00 WIB

Harta Jokowi Tembus Rp105 Miliar, Naik Tajam dari Tahun Lalu!

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:00 WIB

Status PPPK dan PNS Guru Jadi Sorotan Dirjen GTKPG

Berita Terbaru

Wali Kota Hendri Arnis menerima penghargaan untuk Padang Panjang atas capaian kinerja dan inovasi pembangunan daerah tahun 2026.

sumbar

satu Tahun Hendri–Allex Pimpin Padang Panjang,

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi perjalanan hidup manusia menuju akhirat, mengingatkan bahwa dunia hanya persinggahan sementara. (Foto: Ilustrasi AI)

artikel

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:00 WIB

Suasana pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kantor BPJS Kesehatan. (Foto: Britainaja

Uncategorized

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Sungai Penuh

IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB