Saudi Ingatkan AS, Iran Berpotensi Menguat

Menhan Saudi Pangeran Khalid bin Salman soroti risiko diplomasi tanpa kepastian di tengah ketegangan kawasan Teluk.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istanbul suarabrita.com Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, memperingatkan bahwa Iran berpotensi semakin menguat apabila Amerika Serikat tidak menindaklanjuti ancaman yang telah disampaikan sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sejumlah pengarahan tertutup di Washington, menurut laporan media internasional.

Peringatan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, seiring langkah Amerika Serikat memperkuat kehadiran militernya di Teluk. Meski demikian, pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa belum ada keputusan akhir, sementara jalur diplomasi tetap terbuka.

Baca Juga :  Juda Agung Calon Kuat Wakil Menteri Keuangan 2026

Laporan menyebutkan, pernyataan Pangeran Khalid mencerminkan di namika baru dalam sikap publik Arab Saudi yang selama ini menekankan kehati-hatian dan menghindari eskalasi konflik langsung dengan Iran. Beberapa pekan sebelumnya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman dikabarkan mendorong Washington untuk menahan diri dari opsi militer demi mencegah konflik regional yang lebih luas.

Dalam pertemuan dengan pejabat senior Amerika Serikat, pembahasan difokuskan pada situasi keamanan kawasan dan berbagai kemungkinan kebijakan ke depan. Namun, belum terlihat kejelasan mengenai arah strategi yang akan diambil pemerintah AS.

Baca Juga :  Konser LUX NOVA Rayakan 37 Tahun KLa Project

Secara terbuka, Arab Saudi menegaskan komitmennya terhadap penghormatan kedaulatan negara lain dan mengedepankan solusi diplomatik. Kerajaan juga menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya di gunakan untuk kepentingan serangan militer terhadap Iran.

Para pejabat Saudi di sebut berada pada posisi yang kompleks, menimbang risiko eskalasi konflik sekaligus kekhawatiran terhadap keseimbangan kekuatan di kawasan apabila ketegangan tidak dikelola secara efektif.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Serangan Iran Hantam Militer AS, Jet Tempur & Radar Canggih
“Langit Minab Menangis: Kesedihan di Pemakaman Anak-Anak”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:00 WIB

8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:00 WIB

Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB