Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra

Puluhan awak tewas setelah IRIS Dena diserang kapal selam AS di perairan Sri Lanka

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan pada kapal perang Iran dalam tangkapan layar yang diperoleh dari video yang dirilis Kementerian Pertahanan AS pada 4 Maret 2026. (Dok. Kementerian Pertahanan AS via Reuters)

Ledakan pada kapal perang Iran dalam tangkapan layar yang diperoleh dari video yang dirilis Kementerian Pertahanan AS pada 4 Maret 2026. (Dok. Kementerian Pertahanan AS via Reuters)

Sri Lanka, suarabrita.com  4 Maret 2026 – Kapal perang Iran IRIS Dena tenggelam setelah di serang oleh kapal selam Amerika Serikat di perairan lepas pantai Sri Lanka, Samudra Hindia. Insiden ini menandai eskalasi ketegangan antara AS dan Iran di jalur pelayaran internasional.

Menurut pernyataan resmi Pentagon, kapal selam AS menembakkan torpedo presisi tinggi, menenggelamkan IRIS Dena. Akibat serangan ini, puluhan awak kapal Iran tewas, sementara sisanya berhasil di selamatkan oleh pihak Sri Lanka.

Insiden ini menunjukkan kemampuan militer AS melakukan operasi jarak jauh sekaligus menjadi peringatan bagi Iran terkait aktivitas maritimnya di perairan internasional. Para analis menekankan bahwa langkah ini berpotensi memicu reaksi balasan dari Iran, yang bisa memengaruhi stabilitas politik dan keamanan maritim di kawasan.

Baca Juga :  Uji Layanan Berlangganan Premium di Instagram, Facebook, dan WhatsApp

Hingga kini, IRIS Dena tercatat sebagai satu-satunya kapal Iran yang tenggelam dalam insiden ini, dan tidak ada laporan resmi tentang serangan terhadap kapal Iran lainnya di lokasi yang sama.

Dampak dan Analisis

  • Operasi militer ini menegaskan dominasi AS di wilayah Samudra Hindia, terutama terhadap aktivitas kapal perang asing.

  • Para ahli keamanan maritim memperingatkan kemungkinan pengetatan keamanan di jalur pelayaran internasional akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran.

  • Meskipun hanya satu kapal yang tenggelam, insiden ini menjadi simbol konflik yang lebih luas antara kedua negara, berpotensi memicu konflik regional.

Baca Juga :  Inggris Dukung Indonesia Bangun 1.500 Kapal Tangkap Ikan

Fakta Cepat

  • Kapal: IRIS Dena (Iran)

  • Lokasi: Lepas pantai Sri Lanka, Samudra Hindia

  • Tanggal: 4 Maret 2026

  • Pelaku: Amerika Serikat (kapal selam)

  • Metode: torpedo presisi tinggi

  • Dampak: Puluhan  tewas, sisanya di selamatkan (tim)

Editor : vina

Sumber Berita: antara news

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam
Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi
Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Serangan Iran Hantam Militer AS, Jet Tempur & Radar Canggih
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam

Minggu, 26 April 2026 - 14:00 WIB

Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Berita Terbaru