Lima Puluh Kota suarabrita.com, Sumbar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjadikan Silek Tradisi sebagai program unggulan untuk melestarikan budaya Minangkabau dan mendidik karakter generasi muda. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko, langsung menggagas program ini. Program resmi di luncurkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di SMA dan SMK seluruh Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026).
Launching serentak berlangsung di SMAN 1 Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Acara di hadiri wali nagari, pelatih silek, tokoh tuo silek, ketua komite sekolah, dan pihak pendidikan.
Kepala SMAN 1 Harau, Hj. Eli Marlina, S.Pd., M.M., menyatakan program ini mengikuti Surat Edaran Dinas Pendidikan Sumbar dan Cabang Dinas Wilayah IV. Sekolah di seluruh Sumatera Barat menjalankan program ini secara serentak.
“Silek bukan hanya seni bela diri. Program ini juga mendidik karakter, di siplin, hormat guru, pengendalian diri, dan akhlak,” kata Eli Marlina.
Program ini terbuka untuk seluruh siswa SMA/SMK. Tujuannya, memperkuat jati diri siswa dan melindungi mereka dari krisis identitas di era digital.
Para tokoh tuo silek menyambut program ini positif. Mereka menilai langkah ini penting agar warisan budaya leluhur tetap hidup melalui pendidikan formal.
Dari Harau, pesan jelas di sampaikan: Silek Tradisi bukan masa lalu, tapi fondasi karakter masa depan generasi Minangkabau.(tim)
Penulis : dion
Editor : vina









