Iran Siap Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS “Secepat Mungkin”

Wamenlu Majid Takht-Ravanchi tegaskan komitmen Tehran jelang putaran negosiasi baru di Jenewa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Bendera Iran dan Amerika Serikat terkait isu diplomasi internasional.

Ilustrasi: Bendera Iran dan Amerika Serikat terkait isu diplomasi internasional.

Tehran suarabrita.com Pemerintah Iran menyatakan kesiapan untuk segera mencapai kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat (AS), menjelang putaran lanjutan perundingan yang akan di gelar di Jenewa.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, pada Selasa (24/2) menegaskan bahwa Tehran siap melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna mempercepat tercapainya kesepakatan dengan Washington.

Dalam wawancara dengan stasiun radio Amerika Serikat, NPR, Takht-Ravanchi mengatakan delegasi Iran akan memasuki ruang perundingan dengan penuh ketulusan dan itikad baik. Ia juga berharap pendekatan serupa di tunjukkan oleh pihak Amerika Serikat.

“Jika ada kemauan politik dari semua pihak, saya percaya kesepakatan dapat di capai dengan sangat cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Heerenveen dan Volendam Lolos ke Perempat Final Piala Belanda

Sebagai di plomat senior yang pernah menjabat duta besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Takht-Ravanchi sebelumnya juga terlibat dalam negosiasi yang menghasilkan kesepakatan nuklir 2015.

Sejak bulan lalu, Iran dan AS telah menjalani dua putaran negosiasi tidak langsung dengan mediasi Oman. Upaya ini muncul di tengah dorongan sejumlah negara kawasan, termasuk Turki, untuk menghidupkan kembali jalur diplomasi nuklir yang sempat terhenti pasca ketegangan regional tahun lalu.

Usai pembicaraan terakhir di Jenewa, kedua pihak menyampaikan optimisme dan menyepakati sejumlah prinsip panduan yang di nilai dapat membuka jalan menuju potensi kesepakatan baru.

Baca Juga :  Fermin Aldeguer Alami Patah Tulang Kaki Saat Latihan di Valencia

Takht-Ravanchi menambahkan bahwa pembicaraan selanjutnya akan tetap berlangsung dalam kerangka kerja yang sama seperti pertemuan sebelumnya di Muscat dan Jenewa.

Menanggapi spekulasi terkait perluasan agenda perundingan, ia menegaskan bahwa fokus negosiasi tetap pada isu nuklir, sesuai kesepakatan semua pihak.

Ia juga mengingatkan bahwa konflik bersenjata akan menjadi situasi yang sulit di kendalikan apabila sampai terjadi. Dari perspektif Tehran, perang di sebut sebagai pertaruhan besar yang harus di hindari melalui jalur diplomasi.(tim)

Editor : revina

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam
Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi
Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam

Minggu, 26 April 2026 - 14:00 WIB

Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Berita Terbaru