Prabowo dan Trump Bahas Kerja Sama Energi, Bahlil Perkuat

Pertemuan bilateral di Washington membahas penguatan ketahanan energi, hilirisasi, investasi, dan transfer teknologi guna mendukung target net zero emission 2060.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dua kanan) mendampingi Presiden Prabowo Subianto (tengah) melakukan kunjungan kerja di Washington DC, AS. ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dua kanan) mendampingi Presiden Prabowo Subianto (tengah) melakukan kunjungan kerja di Washington DC, AS. ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM

Jakarta suarabrita.com Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington, D.C. untuk membahas penguatan kerja sama kedua negara, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi energi Indonesia.

Pembahasan difokuskan pada ketahanan energi nasional, percepatan hilirisasi industri, peningkatan investasi, serta transfer teknologi. Pemerintah ingin memastikan setiap peluang kerja sama benar-benar memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Baca Juga :  Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar

Bahlil menegaskan sektor energi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri. Karena itu, di plomasi yang di lakukan di arahkan untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global.

Selain investasi dan teknologi, kerja sama juga mencakup pengembangan sumber daya manusia di bidang energi dan mineral. Pemerintah menekankan prinsip kemitraan yang saling menguntungkan dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

Baca Juga :  Bulog Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 33,2

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060 melalui penguatan bauran energi yang lebih beragam, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui pertemuan bilateral ini, Indonesia berharap hubungan strategis dengan Amerika Serikat semakin kuat dan mampu mendukung ketahanan energi serta pertumbuhan ekonomi jangka panjang.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Serangan Iran Hantam Militer AS, Jet Tempur & Radar Canggih
“Langit Minab Menangis: Kesedihan di Pemakaman Anak-Anak”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:00 WIB

8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:00 WIB

Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB