Muara Bulian suarabrita.com 3 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Batanghari menggraduasi 267 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun 2025. Para penerima dinilai telah mampu secara ekonomi dan tidak lagi memerlukan bantuan sosial.
Koordinator PKH Kabupaten Batanghari, Yusuf, menjelaskan bahwa graduasi menjadi bagian dari mekanisme program untuk menjaga ketepatan sasaran. Saat ini, jumlah penerima PKH di Batanghari tercatat 9.306 KPM yang tersebar di seluruh kecamatan.
Menurut Yusuf, PKH mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.
Bantuan yang di berikan membantu keluarga memperkuat ekonomi hingga mencapai kemandirian. Pendamping PKH juga terus melakukan pemantauan secara berkala.
Graduasi PKH menandai keluarnya KPM dari kepesertaan program berdasarkan indikator kemampuan ekonomi. Pemerintah menetapkan proses tersebut secara terukur dan berkelanjutan agar bantuan tetap tepat sasaran.
Pada tahun 2026, pemerintah pusat akan menambah penerima PKH baru. Penetapan penerima bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah memprioritaskan masyarakat pada desil satu hingga empat, sesuai ketentuan program.
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan komponen penerima. Siswa SD menerima Rp225.000; SMP Rp375.000; dan SMA Rp500.000. Ibu hamil, nifas, serta balita menerima Rp750.000.
Sementara itu, lansia dan penyandang di
sabilitas memperoleh bantuan sebesar Rp600.000. Pemerintah menyalurkan bantuan PKH dalam empat tahap setiap tahun guna menjaga kesinambungan manfaat.(tim)
Editor : vina









