Pendamping Desa di Daerah Bencana Tetap Aktif

Pendamping desa di wilayah terdampak bencana mendapat perlakuan khusus dan afirmasi Kemendes PDT

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta suarabrita.com Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan tidak ada pengurangan jumlah pendamping desa di wilayah terdampak bencana.

“Untuk pendamping desa di daerah bencana, sudah kami affirmasi. Tidak ada evaluasi atau pengurangan,” ujar Yandri saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (28/1/2026).

Baca Juga :  Fantastis! Kekayaan Prabowo Rp2 Triliun, Gibran Rp27,5 Miliar

Hal ini menanggapi pertanyaan anggota DPR RI Musa Rajekshah terkait berkurangnya jumlah pendamping desa di Sumatera Utara. Dari total 2.157 pendamping, 1.141 orang disebut tidak lagi aktif.

Yandri menjelaskan, pengurangan pendamping desa hanya berlaku untuk daerah non-bencana, dengan evaluasi berdasarkan kinerja dan administrasi, misalnya pekerjaan ganda, tidak hadir, atau tidak mendaftar ulang.

Baca Juga :  Polri Ungkap Modus Rekrut Anak oleh Teroris Digital

“Di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, pendamping desa di daerah bencana justru mendapatkan perlakuan khusus atau afirmasi,” kata Yandri.

Kemendes PDT menekankan komitmen menjaga pendampingan desa tetap optimal, khususnya di wilayah terdampak bencana alam.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi
Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia, BMKG Keluarkan Peringatan
Kejar Hemat BBM, Pemkot Surabaya Ganti Kendaraan Dinas Jadi Listrik
Kepala Desa Koto Tengah Tansrilana Sampaikan Salam Fitri
Di Hari Kemenangan, Edi Zulpandi Ajak Warga Koto Dua Kembali ke Fitrah
Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia
Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:25 WIB

Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:51 WIB

Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

Minggu, 26 April 2026 - 12:56 WIB

Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia, BMKG Keluarkan Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 13:28 WIB

Kejar Hemat BBM, Pemkot Surabaya Ganti Kendaraan Dinas Jadi Listrik

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:00 WIB

Kepala Desa Koto Tengah Tansrilana Sampaikan Salam Fitri

Berita Terbaru

Suasana aktivitas jual beli di pasar tradisional Indonesia yang menunjukkan komoditas bahan pokok seperti beras, cabai, bawang, telur, dan minyak goreng. Terlihat papan harga yang mencerminkan fluktuasi harga pangan hari ini, dengan interaksi antara pedagang dan pembeli dalam kondisi pasar yang ramai dan dinamis./sumber foto antara news

ekonomi

Update Harga Pangan Hari Ini: Beras Naik Tipis, Cabai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gambar tersebut menampilkan infografis tentang manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh. Visual didominasi warna hijau dan merah yang menggambarkan kesegaran alami tomat, lengkap dengan ilustrasi buah tomat segar dalam keranjang. Infografis ini menjelaskan berbagai manfaat tomat seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan kulit, hingga membantu mengontrol gula darah.

Kesehatan

Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Rahasia Jantung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Keterangan Foto: Buah apel hijau segar yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan, baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kesehatan

Buah Apel Ternyata Punya Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:09 WIB