Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) mulai Maret 2026 mengikuti pergerakan harga minyak dunia, sementara BBM subsidi tetap.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melayani pengendara yang mengisi bahan bakar Pertamax (RON 92) di SPBU milik PT Pertamina (Persero). Harga Pertamax dilaporkan mengalami kenaikan dan berlaku di sejumlah wilayah Indonesia mulai Maret 2026./AI/suarabrita.com

Petugas melayani pengendara yang mengisi bahan bakar Pertamax (RON 92) di SPBU milik PT Pertamina (Persero). Harga Pertamax dilaporkan mengalami kenaikan dan berlaku di sejumlah wilayah Indonesia mulai Maret 2026./AI/suarabrita.com

JAKARTA  suarabrita.com  Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax (RON 92) resmi mengalami kenaikan mulai awal Maret 2026. Penyesuaian harga ini di berlakukan oleh PT Pertamina (Persero) di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi resmi perusahaan, harga Pertamax di sejumlah daerah kini berada di kisaran Rp12.300 per liter. Namun, harga dapat sedikit berbeda di setiap wilayah karena menyesuaikan biaya distribusi dan kebijakan regional.

Baca Juga :  6 Olahan Mentimun Sehat yang Bantu Turunkan Kolesterol dan Jaga Pencernaan

Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari mekanisme penetapan harga BBM nonsubsidi yang dilakukan secara berkala. Pertamina menyesuaikan harga dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Selain Pertamax, beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya juga mengalami perubahan harga. Di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang turut di sesuaikan mengikuti kondisi pasar energi global.

Baca Juga :  Harga Tembaga Global Terkini, Pengaruh Ekonomi China dan AS

Sementara itu, pemerintah memastikan BBM subsidi tidak mengalami kenaikan harga. Jenis Pertalite tetap di jual sekitar Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi masih berada di kisaran Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga Pertamax ini menjadi perhatian masyarakat karena dapat memengaruhi biaya transportasi dan aktivitas ekonomi. Meski demikian, Pertamina menyatakan penyesuaian harga dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi serta menyesuaikan dengan kondisi pasar global.(tim)

Editor : vina

Sumber Berita: antara news

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026
Harga Emas 4 Maret 2026 Melemah, Investor Diminta Cermati
Singkong Diremehkan, Ternyata Khasiatnya Bikin Kaget Banget!
Harga Tembaga Global Terkini, Pengaruh Ekonomi China dan AS
Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam, Brent Tembus Level Tertinggi
Nasib Honorer 2026 Terjawab, Status PPPK Paruh Waktu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:00 WIB

Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:00 WIB

PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:00 WIB

Harga Emas 4 Maret 2026 Melemah, Investor Diminta Cermati

Berita Terbaru

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB

Kepala Desa Koto Tengah Kecamatan Pesisir Bukit, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M kepada seluruh masyarakat. ✨

Pemerintahan

Kepala Desa Koto Tengah Tansrilana Sampaikan Salam Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 07:00 WIB