Hormuz Membara! Dunia Deg-Degan, Harga Energi Meledak

Penutupan Selat Hormuz dan serangan terhadap fasilitas energi Teluk memicu lonjakan harga minyak serta gas global, memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ilustrasi ketegangan di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak, fasilitas energi terbakar, dan peluncuran misil, menggambarkan lonjakan harga energi global. Headline: HORMUZ MEMBARA! DUNIA DEG-DEGAN, HARGA ENERGI MELEDAK.”/AI/suarabrita.com

“Ilustrasi ketegangan di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak, fasilitas energi terbakar, dan peluncuran misil, menggambarkan lonjakan harga energi global. Headline: HORMUZ MEMBARA! DUNIA DEG-DEGAN, HARGA ENERGI MELEDAK.”/AI/suarabrita.com

 suarabrita.com Krisis energi global kembali mengancam dunia setelah ketegangan di Timur Tengah meningkat. Serangan terhadap fasilitas energi di negara Teluk dan ancaman penutupan Selat Hormuz membuat pasar minyak dan gas melonjak tajam, memicu kekhawatiran terhadap ekonomi dunia.

Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia, menjadi sorotan utama. Sekitar sepertiga minyak mentah global dan hampir seperlima perdagangan gas alam cair (LNG) melintasi jalur ini setiap hari. Gangguan sekecil apa pun berpotensi mempengaruhi pasokan energi dan mendorong harga melonjak.

Sebelumnya, analis energi menilai risiko penutupan Selat Hormuz rendah karena langkah tersebut akan berdampak besar bagi Iran. Hubungan dagang dengan negara Teluk dan China sebagai pembeli utama minyaknya, serta risiko serangan balasan terhadap fasilitas domestik, membuat Iran berhati-hati.

Baca Juga :  Rebung, Sayuran Sehat Penjaga Metabolisme

Namun situasi berubah drastis setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari menewaskan pemimpin tertinggi Iran. Respons Iran semakin keras: kilang minyak terbesar di Arab Saudi, fasilitas pencairan gas di Qatar, kilang di Kuwait, dan zona industri minyak Fujairah di Uni Emirat Arab terkena dampak. Beberapa fasilitas berhenti beroperasi, sementara ladang gas di Israel dan Kurdistan juga terdampak.

Selain itu, arus pelayaran di Selat Hormuz hampir terhenti akibat serangan drone terhadap kapal. Perusahaan asuransi maritim menahan perlindungan bagi kapal yang melintas. Garda Revolusi Iran menyatakan selat ditutup dan memperingatkan kapal yang tetap berlayar berisiko menjadi target serangan.

Reaksi pasar global cepat terjadi. Harga minyak mentah Brent melonjak 14% sejak 27 Februari, mencapai US$83 per barel. Sementara harga gas di Eropa menembus €54 per MWh, naik lebih dari 70% di banding pekan sebelumnya. Lonjakan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap inflasi global dan stabilitas ekonomi.

Baca Juga :  Maskapai Korea Selatan Larang Penggunaan Power Bank

Para ekonom menilai, jika eskalasi berlanjut dan jalur energi tetap terganggu, negara importir minyak dan gas, terutama di Asia dan Eropa, akan menghadapi kenaikan biaya produksi, transportasi, dan kebutuhan rumah tangga. Sektor industri dan transportasi pun berpotensi terdampak signifikan.

Meski ketegangan tinggi, peluang di plomasi masih ada. Dunia menanti langkah-langkah penyelesaian agar jalur Selat Hormuz tetap aman, harga energi stabil, dan ekonomi global tidak terguncang lebih parah.(tim)

Editor : vina

Sumber Berita: CNBC Indonesia

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam
Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi
Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam

Minggu, 26 April 2026 - 14:00 WIB

Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Berita Terbaru

Suasana aktivitas jual beli di pasar tradisional Indonesia yang menunjukkan komoditas bahan pokok seperti beras, cabai, bawang, telur, dan minyak goreng. Terlihat papan harga yang mencerminkan fluktuasi harga pangan hari ini, dengan interaksi antara pedagang dan pembeli dalam kondisi pasar yang ramai dan dinamis./sumber foto antara news

ekonomi

Update Harga Pangan Hari Ini: Beras Naik Tipis, Cabai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gambar tersebut menampilkan infografis tentang manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh. Visual didominasi warna hijau dan merah yang menggambarkan kesegaran alami tomat, lengkap dengan ilustrasi buah tomat segar dalam keranjang. Infografis ini menjelaskan berbagai manfaat tomat seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan kulit, hingga membantu mengontrol gula darah.

Kesehatan

Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Rahasia Jantung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Keterangan Foto: Buah apel hijau segar yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan, baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kesehatan

Buah Apel Ternyata Punya Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:09 WIB