JAKARTA suarabrita .com Rupiah menutup pekan dengan langkah tenang namun pasti. Nilai tukar menguat tipis 6 poin atau 0,04 persen ke level Rp16.888 per dolar AS.
Penguatan ini hadir di tengah kabar baik dari hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat. Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance di Washington, D.C..
Kesepakatan tersebut memuat 11 nota kesepahaman, pembentukan dewan ekonomi permanen, penyesuaian tarif ribuan produk, hingga komitmen kerja sama sektor energi dan aviasi. Pasar melihatnya sebagai fondasi baru yang memperkuat kepercayaan terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Dari global, risalah Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan sikap hati-hati dengan kecenderungan hawkish, menandakan peluang pemangkasan suku bunga AS masih terbatas. Meski begitu, data ekonomi Negeri Paman Sam yang solid memberi arah jelas bagi pelaku pasar.
Sejalan dengan itu, kurs referensi JISDOR Bank Indonesia turut menguat ke Rp16.885 per dolar AS. Rupiah mungkin hanya melangkah kecil, namun ia bergerak di tengah arus besar dinamika global.(Tim)
Editor : vina









