Beijing,suarabrita.com 15 Februari 2026 — Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan bahwa dialog menjadi fondasi utama hubungan China dan Amerika Serikat.
Wang menyampaikan hal tersebut saat bertemu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di sela Munich Security Conference.
Kedua pihak membahas persiapan pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump, yang di jadwalkan berlangsung pada April 2026.
Wang menyebut para pemimpin telah memberi arahan strategis bagi masa depan hubungan bilateral.
Ia menilai tahun ini sebagai momentum untuk saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai.
“Dialog lebih baik daripada konfrontasi. Kerja sama lebih baik daripada konflik,” ujar Wang.
Menurut Wang, kedua negara perlu memperluas kerja sama dan mengelola perbedaan secara dewasa.
Langkah tersebut diyakini mampu menjaga stabilitas hubungan jangka panjang.
Wang menilai pertemuan dengan Rubio berlangsung positif dan konstruktif.
Keduanya sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi diplomatik.
Pihak Amerika Serikat juga menekankan pentingnya komunikasi yang berorientasi hasil.
Isu bilateral, regional, dan global menjadi fokus pembahasan.
Dalam kesempatan lain, Wang menyatakan China memandang hubungan dengan AS sebagai tanggung jawab global.
Ia menyebut kerja sama membawa manfaat bersama bagi dunia.
Namun, China tetap siap menghadapi berbagai risiko jika tekanan meningkat.(tim)
Editor : revina









