Klaten Suarabrita.com Langit pagi terasa sendu ketika Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, hadir di rumah duka Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, Minggu (08/02/2026). Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan penghormatan tulus bagi sosok pemimpin muda yang rendah hati dan penuh dedikasi.
Gubernur Ahmad Luthfi mengikuti seluruh prosesi mulai dari doa bersama keluarga, salat jenazah, hingga pelepasan jenazah ke peristirahatan terakhir. Setiap langkah menjadi simbol penghormatan dan ungkapan kehilangan mendalam atas wafatnya almarhum di usia 33 tahun.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita kehilangan putra terbaik bagi keluarga, masyarakat Klaten, dan Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi dengan suara bergetar. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang selalu membawa kehangatan, empati, dan ketulusan dalam melayani masyarakat.
Dalam suasana haru, Gubernur mengajak hadirin mengenang kebaikan almarhum sebagai warisan tak ternilai. “Kita sepakat bahwa Wakil Bupati Klaten, almarhum Beni, adalah orang baik,” ucapnya, yang dijawab serempak “Sae” oleh para pelayat.
Ahmad Luthfi juga menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh masyarakat, mendoakan almarhum husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Gubernur mengantar jenazah hingga ke pemakaman. Kehadiran sejumlah kepala daerah, tokoh masyarakat, dan kerabat menambah kehormatan terakhir bagi almarhum.
Benny Indra Ardhianto, politisi Partai Gerindra, wafat pada Sabtu (07/02/2026) setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Kariadi sejak 29 Januari 2026 akibat sakit. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam sekaligus meninggalkan jejak pengabdian tulus bagi Klaten dan Jawa Tengah.
Editor : vina
Sumber Berita: go news.id









