Pangkalpinang suarabrita.com Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyatakan migrasi burung dan kelelawar dari negara lain, termasuk India dan Rusia, berpotensi membawa virus Nipah ke Indonesia.
Kepala BKK Pangkalpinang, Agus Syah, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap virus Nipah, karena dapat menular ke manusia dengan tingkat kematian tinggi.
Cuaca ekstrem di beberapa negara membuat burung dan kelelawar mencari wilayah lebih hangat, termasuk Indonesia.
“Kelelawar lokal beragam jenisnya dan bisa menjadi rumah bagi virus Nipah, terutama saat burung migran sudah memasuki wilayah tropis Indonesia,” ujar Agus Syah.
Pada 2025, beberapa kasus suspek virus Nipah ditemukan di Riau, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara, namun hasilnya negatif.
Migrasi hewan menggunakan “kompas alam” untuk mencari wilayah hangat, sehingga Indonesia sebagai negara khatulistiwa menjadi tujuan potensial singgah dan berkembang.(tim)
Editor : vina









