“Belajar Tenang dan Bersyukur: Hidup Sejati Tak Ditentukan Dunia”

“Setiap napas pengingat untuk syukur, setiap langkah jalan menuju ketenangan.”

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suarabrita.com Dunia adalah tempat singgah sementara, di mana segala sesuatu datang dan pergi tanpa bisa digenggam selamanya. Namun, banyak manusia justru menghabiskan hidup untuk mengejar hal-hal yang belum dimiliki, hingga lupa mensyukuri apa yang sudah ada.

Dalam hiruk-pikuk kehidupan modern, ketenangan sering disalahartikan sebagai hasil dari kepemilikan dan pencapaian. Padahal, ketenangan sejati lahir dari rasa cukup dan hati yang bersyukur. Dunia bukan tujuan akhir, melainkan ruang pembelajaran untuk menata iman dan kesabaran.

Baca Juga :  Danau Kerinci Surut Sementara, PLTA KMH Beri Solusi Air Warga

Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada hari penuh senyum, ada pula hari yang diwarnai air mata. Namun setiap peristiwa menyimpan hikmah. Kegagalan mengajarkan kedewasaan, kehilangan membuka ruang keikhlasan, dan kesulitan mendekatkan manusia kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat kepada orang yang berada di atasmu, agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah.” (HR. Muslim).

Baca Juga :  Cara Mengamalkan Hafalan Al-Qur’an Agar Melekat dan Berkah

Hadis ini menegaskan pentingnya mengendalikan pandangan hati agar tidak terjebak dalam rasa kurang. Ketika hati dipenuhi syukur, masalah tidak lagi mendominasi pikiran, dan dunia terasa lebih ringan dijalani.

Dunia hanyalah titipan sementara. Kebahagiaan sejati bukan diukur dari seberapa banyak yang dimiliki, melainkan seberapa dalam seseorang mampu merasa cukup dan tenang.(vina)

Penulis : revina

Editor : vina

Sumber Berita: by revina

Berita Terkait

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang
Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta
IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup
Bank Jambi Alami Gangguan Sistem, Nasabah Diminta tenang
Reses Komisi II DPR RI di Jambi, Wawako Azhar Hamzah Perkuat
Umumkan Comeback, Siap Bertarung Lagi pada 2026
Baznas dan Sudan: Menyalakan Asa Kemanusiaan di Tengah krisis
Maskapai Korea Selatan Larang Penggunaan Power Bank
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:00 WIB

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:00 WIB

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:00 WIB

IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:39 WIB

Bank Jambi Alami Gangguan Sistem, Nasabah Diminta tenang

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:00 WIB

Reses Komisi II DPR RI di Jambi, Wawako Azhar Hamzah Perkuat

Berita Terbaru

Ilustrasi perjalanan hidup manusia menuju akhirat, mengingatkan bahwa dunia hanya persinggahan sementara. (Foto: Ilustrasi AI)

artikel

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:00 WIB

Suasana pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kantor BPJS Kesehatan. (Foto: Britainaja

Uncategorized

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Sungai Penuh

IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB

isyah Ar Rumy, siswi kelas IV SD Tahfidz Alquran Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, yang mewakili Indonesia dalam ajang Dubai International Holy Quran Award di Uni Emirat Arab. (Foto: Tugu Malang)suarabrita.com

Internasional

Dari Asrikaton ke Dubai, Lantunan Kecil Menyentuh Langit Dunia

Kamis, 26 Feb 2026 - 07:00 WIB