Jakarta suarabrita.com Perum Bulog aktif menyerap hasil panen jagung binaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat stok pangan nasional.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta seluruh jajaran bergerak langsung ke lapangan. Bulog harus menyerap panen tanpa menunggu agar pasokan tetap stabil.
Rizal menegaskan Bulog wajib menyerap seluruh panen jagung Polda Lampung dan jajaran Polri lainnya. Langkah ini memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia menyampaikan arahan tersebut saat Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 di Cikarang, Bekasi. Kegiatan ini melibatkan pemerintah, Polri, dan DPR RI.
Bulog juga diminta mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen. Pendampingan ini menjaga mutu dan distribusi jagung.
Sinergi Bulog dan Polri mempercepat penguatan cadangan jagung nasional. Program berjalan terukur dan berorientasi hasil.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri menggelar panen raya jagung serentak di 36 wilayah. Total produksi mencapai 743.522 ton.
Polri menyiapkan lahan jagung seluas 1,3 juta hektare. Sebanyak 586 ribu hektare sudah ditanami. Sisanya menyusul tahun ini.
Program ini mendukung target swasembada jagung nasional 2026.(vina)
Penulis : vina
Editor : revina









