suarabrita.com Situasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Puluhan jet tempur milik AS kini berada di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Laporan ini di ungkap The New York Times berdasarkan foto satelit dan data pelacakan penerbangan.
Foto terbaru menunjukkan lebih dari 60 jet tempur terparkir di pangkalan tersebut. Jumlah itu sekitar tiga kali lipat dari biasanya. Data penerbangan juga mencatat sedikitnya 68 pesawat angkut mendarat sejak 15 Februari. Sebagian jet tempur lain di duga di simpan di hanggar.
Citra satelit memperlihatkan kehadiran jet tempur siluman F-35. Pesawat ini lebih modern dibanding armada yang biasanya ditempatkan di sana. Selain itu, terlihat drone, helikopter, dan sistem pertahanan udara baru.
Pemerintah Yordania menyatakan penempatan ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan dengan AS. Mereka menegaskan langkah tersebut sesuai perjanjian yang berlaku.
Pada Januari lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa “armada besar” sedang menuju Iran. Ia berharap Teheran mau berunding dan menyepakati kesepakatan yang adil terkait program nuklirnya.
Trump juga memperingatkan, jika tidak ada kesepakatan, serangan AS ke Iran akan lebih besar dari sebelumnya.
Peningkatan kekuatan militer ini di nilai sebagai sinyal tekanan Washington kepada Teheran agar kembali ke meja perundingan. (tim)
Editor : vina









