Puluhan Jet Tempur AS Terkumpul di Yordania, Ketegangan

Laporan The New York Times mengungkap peningkatan signifikan armada militer AS di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, memicu sorotan baru atas eskalasi hubungan Washington–Teheran.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jet tempur F-35 US Air Force. ANTARA/Anadolu/aa.

Ilustrasi jet tempur F-35 US Air Force. ANTARA/Anadolu/aa.

suarabrita.com  Situasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Puluhan jet tempur milik AS kini berada di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Laporan ini di ungkap The New York Times berdasarkan foto satelit dan data pelacakan penerbangan.

Foto terbaru menunjukkan lebih dari 60 jet tempur terparkir di pangkalan tersebut. Jumlah itu sekitar tiga kali lipat dari biasanya. Data penerbangan juga mencatat sedikitnya 68 pesawat angkut mendarat sejak 15 Februari. Sebagian jet tempur lain di duga di simpan di hanggar.

Baca Juga :  “Langit Minab Menangis: Kesedihan di Pemakaman Anak-Anak”

Citra satelit memperlihatkan kehadiran jet tempur siluman F-35. Pesawat ini lebih modern dibanding armada yang biasanya ditempatkan di sana. Selain itu, terlihat drone, helikopter, dan sistem pertahanan udara baru.

Pemerintah Yordania menyatakan penempatan ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan dengan AS. Mereka menegaskan langkah tersebut sesuai perjanjian yang berlaku.

Baca Juga :  RI Bergabung Dewan Perdamaian Gaza, Strategi

Pada Januari lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa “armada besar” sedang menuju Iran. Ia berharap Teheran mau berunding dan menyepakati kesepakatan yang adil terkait program nuklirnya.

Trump juga memperingatkan, jika tidak ada kesepakatan, serangan AS ke Iran akan lebih besar dari sebelumnya.

Peningkatan kekuatan militer ini di nilai sebagai sinyal tekanan Washington kepada Teheran agar kembali ke meja perundingan. (tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Serangan Iran Hantam Militer AS, Jet Tempur & Radar Canggih
“Langit Minab Menangis: Kesedihan di Pemakaman Anak-Anak”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:00 WIB

8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:00 WIB

Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB