Komisi II DPR Ingatkan Kepala Daerah Tak Mainkan Jabatan Usai Rentetan OTT KPK

Kasus OTT kepala daerah dinilai jadi peringatan keras bagi otonomi daerah dan reformasi birokrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta suarabrita.com Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Toha mengingatkan seluruh kepala daerah agar menjalankan amanah jabatan secara bersih dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Peringatan ini disampaikan menyusul rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah.

Terbaru, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo dalam dua OTT berbeda pada hari yang sama. Maidi diduga terlibat dalam praktik fee proyek dan penyimpangan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga :  Kapolres Pasaman Barat Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Sementara itu, Sudewo diduga menerima suap dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Menurut Toha, kasus tersebut menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan otonomi daerah. Ia menegaskan jabatan publik tidak boleh dijadikan alat untuk memperkaya diri, baik melalui proyek maupun jual beli jabatan.

Toha menilai dugaan suap pengisian jabatan di Pati menunjukkan lemahnya reformasi birokrasi di daerah. Jika rekrutmen tidak dilakukan secara profesional, maka tata kelola pemerintahan dipastikan tidak berjalan optimal.

Baca Juga :  Pelayanan Kewarganegaraan Pemkot Sungai Penuh

Ia juga menyoroti dugaan penyimpangan dana CSR di Madiun yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Toha meminta Kementerian Dalam Negeri memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap kepala daerah.

Komisi II DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas KPK dalam memberantas korupsi demi mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas.(tim)

Editor : revina

Berita Terkait

Kejar Hemat BBM, Pemkot Surabaya Ganti Kendaraan Dinas Jadi Listrik
Kepala Desa Koto Tengah Tansrilana Sampaikan Salam Fitri
Di Hari Kemenangan, Edi Zulpandi Ajak Warga Koto Dua Kembali ke Fitrah
Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Langkah Sunyi Wako Alfin, Harapan Baru bagi Kota sungai penuh
KPK Tanggapi Isu Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim
Kerinci Berseri, Langkah Bersih Menuju Masa Depan Lestari
Menjemput Langkah ke Tanah Suci,Imigrasi Kerinci Hadirkan Eazy Paspor
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:28 WIB

Kejar Hemat BBM, Pemkot Surabaya Ganti Kendaraan Dinas Jadi Listrik

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:00 WIB

Kepala Desa Koto Tengah Tansrilana Sampaikan Salam Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:00 WIB

Di Hari Kemenangan, Edi Zulpandi Ajak Warga Koto Dua Kembali ke Fitrah

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:00 WIB

Langkah Sunyi Wako Alfin, Harapan Baru bagi Kota sungai penuh

Berita Terbaru

Kendaraan operasional Pemkot Surabaya yang berusia di atas tujuh tahun dilelang sebagai bagian dari program transisi menuju penggunaan kendaraan listrik/Suarabrita.com

Pemerintahan

Kejar Hemat BBM, Pemkot Surabaya Ganti Kendaraan Dinas Jadi Listrik

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:28 WIB

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB