Indonesia Waspadai Ketegangan Global, Prof Sutan Nasomal Soroti Indo-Pasifik

Prof Sutan Nasomal ingatkan Indo-Pasifik sebagai kawasan krusial konflik dunia.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA suarabrita.com Ketegangan global kembali memanas. Prof Dr Sutan Nasomal, pakar Hukum Internasional dan Ekonomi, memperingatkan Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan konflik internasional yang melibatkan kekuatan besar dunia. Pernyataan ini disampaikannya saat diskusi dengan pemimpin redaksi media di Jakarta, Sabtu (18/1/2026).

Sutan menekankan bahwa konflik saat ini bukan sekadar masalah regional, melainkan pertarungan strategis antara Amerika Serikat dan sekutunya versus Rusia dan sekutunya. Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang harus memperkuat kesiapsiagaan karena lokasi strategisnya di kawasan Indo-Pasifik.

“Presiden RI harus siap menghadapi risiko global. Indonesia bisa menjadi target strategis atau lokasi penting dalam dinamika geopolitik dunia,” ujar Sutan.

Baca Juga :  Levante Menang Dramatis, Tetap Berjuang Keluar Zona Degradasi

Fokus Konflik dan Risiko Strategis
Indo-Pasifik menjadi pusat perhatian karena kedekatannya dengan China, Jepang, Korea, Australia, dan negara Asia Tenggara.

Perang modern melibatkan teknologi canggih, termasuk senjata presisi, drone, kapal tak berawak, dan sistem pertahanan siber.

Konflik tidak lagi hanya soal ideologi, tapi juga penguasaan sumber daya, energi, populasi, dan pasar global.

Kesiapsiagaan Indonesia
Prof Sutan menekankan pentingnya kesiapsiagaan nasional, termasuk logistik, teknologi pertahanan, dan koordinasi strategis. Tahun 2026 disebutnya sebagai periode krusial bagi dinamika global.

Baca Juga :  Turis Indonesia Segera Bisa Masuk Korea Selatan Tanpa Visa

“Pemenang konflik bukan sekadar yang kuat, tapi yang siap secara logistik, pangan, dan sumber daya,” tambah Sutan.

Analisis Pakar
Sutan menyoroti bahwa berbagai konflik saat ini, termasuk di Timur Tengah dan Ukraina, merupakan bagian dari peta besar persaingan global. Ia menegaskan bahwa meski PBB ada, kemampuan organisasi internasional ini terbatas dalam menghentikan ambisi kekuatan besar.

Indonesia, menurut Sutan, harus mengutamakan kesiapsiagaan strategis dan diplomasi aktif agar tidak hanya menjadi penonton dalam ketegangan global yang berkembang.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Serangan Iran Hantam Militer AS, Jet Tempur & Radar Canggih
“Langit Minab Menangis: Kesedihan di Pemakaman Anak-Anak”
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:00 WIB

8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:00 WIB

Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB