Indonesia Serukan Negosiasi Nuklir AS-Rusia Pasca Berakhirnya New START

Kemlu RI Dorong Dialog dan Pengendalian Senjata Nuklir untuk Keamanan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta suarabrita.com Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas berakhirnya Perjanjian Pengurangan dan Pembatasan Senjata Serangan Strategis New START antara Amerika Serikat dan Rusia pada 5 Februari 2026. Kemlu RI menegaskan pentingnya kedua negara melanjutkan dialog untuk menjaga pembatasan senjata nuklir dan menghindari eskalasi risiko global.

Menurut Kemlu RI, berakhirnya New START menandai ketiadaan batasan nuklir pertama kalinya sejak 1970-an, meningkatkan potensi perlombaan senjata baru dan ancaman kemanusiaan.

Baca Juga :  Dina Thorslund Tantang Almudena Alvarez untuk Gelar Interim WBC

Indonesia menyerukan AS, Rusia, dan negara pemilik senjata nuklir lain untuk memenuhi kewajiban Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan bekerja menuju penghapusan total senjata nuklir.

New START berlaku sejak 2011 dan sempat di perpanjang lima tahun pada 2021. Per Januari 2025, Rusia memiliki 4.309 hulu ledak nuklir, AS 3.700, Prancis 290, Inggris 225, dan China sekitar 600. Presiden AS sebelumnya menyatakan ingin merundingkan perjanjian nuklir baru yang juga melibatkan China.

Baca Juga :  Menjemput Langkah ke Tanah Suci,Imigrasi Kerinci Hadirkan Eazy Paspor

Indonesia menegaskan bahwa menjaga jalur komunikasi dan negosiasi nuklir adalah kunci untuk mencegah salah perhitungan, memastikan perdamaian, dan melindungi masa depan umat manusia.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam
Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi
Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam

Minggu, 26 April 2026 - 14:00 WIB

Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Berita Terbaru