Fenomena ‘Pizza Pentagon’ Viral Lagi Usai Serangan AS ke Iran

Lonjakan pesanan pizza di sekitar markas Pentagon kembali dikaitkan dengan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran, namun belum ada bukti resmi yang mengonfirmasi teori tersebut.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi fenomena “Pizza Pentagon” yang kembali ramai dibahas usai serangan Amerika Serikat ke Iran. Lonjakan pesanan pizza di sekitar markas Pentagon disebut-sebut sebagai sinyal meningkatnya aktivitas militer, meski belum ada konfirmasi resmi./AI/suarabrita.com

Ilustrasi fenomena “Pizza Pentagon” yang kembali ramai dibahas usai serangan Amerika Serikat ke Iran. Lonjakan pesanan pizza di sekitar markas Pentagon disebut-sebut sebagai sinyal meningkatnya aktivitas militer, meski belum ada konfirmasi resmi./AI/suarabrita.com

Jakarta suarabrita.com  Fenomena yang di kenal dengan sebutan “Pizza Pentagon” kembali menjadi sorotan publik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran pada akhir Februari lalu. Istilah ini merujuk pada dugaan lonjakan pesanan pizza di sejumlah gerai makanan cepat saji yang berada di sekitar markas besar Pentagon, yang di sebut-sebut terjadi menjelang operasi militer.

Di media sosial, sejumlah pengguna membagikan data dan tangkapan layar yang memperlihatkan peningkatan aktivitas pemesanan pada larut malam. Mereka berspekulasi bahwa lonjakan tersebut menjadi indikasi adanya rapat darurat atau aktivitas lembur intensif di lingkungan Pentagon sebelum serangan di lakukan.

Baca Juga :  Cinta Lintas Negara: Kim Seon-ho dan Go Youn-jung di ‘Can This Love Be Translated’”

Fenomena “Pizza Pentagon” bukanlah hal baru. Sejak dekade 1990-an, teori serupa kerap muncul setiap kali terjadi ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat. Saat pejabat dan staf pertahanan bekerja hingga larut malam, pesanan makanan dalam jumlah besar di nilai sebagai tanda adanya persiapan kebijakan penting, termasuk kemungkinan operasi militer.

Meski begitu, hingga kini tidak ada pernyataan resmi dari pihak Pentagon yang mengaitkan peningkatan pesanan pizza dengan keputusan atau pelaksanaan serangan militer. Para analis keamanan menilai teori tersebut lebih merupakan spekulasi publik yang berkembang di era digital, di mana pola aktivitas kecil dapat dengan cepat di tafsirkan sebagai sinyal strategis.

Baca Juga :  8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional

Serangan Amerika Serikat ke Iran sendiri di laporkan sebagai bagian dari respons terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun, detail operasional dan proses pengambilan keputusan di dalam Pentagon tetap menjadi ranah internal yang jarang di publikasikan secara rinci.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana dinamika informasi di media sosial dapat membentuk narasi tersendiri, bahkan sebelum ada konfirmasi resmi dari otoritas terkait. (tim)

Editor : vina

Sumber Berita: Diolah dari pemberitaan detiknews dan berbagai laporan media internasional.

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam
Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi
Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam

Minggu, 26 April 2026 - 14:00 WIB

Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Berita Terbaru

Suasana aktivitas jual beli di pasar tradisional Indonesia yang menunjukkan komoditas bahan pokok seperti beras, cabai, bawang, telur, dan minyak goreng. Terlihat papan harga yang mencerminkan fluktuasi harga pangan hari ini, dengan interaksi antara pedagang dan pembeli dalam kondisi pasar yang ramai dan dinamis./sumber foto antara news

ekonomi

Update Harga Pangan Hari Ini: Beras Naik Tipis, Cabai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gambar tersebut menampilkan infografis tentang manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh. Visual didominasi warna hijau dan merah yang menggambarkan kesegaran alami tomat, lengkap dengan ilustrasi buah tomat segar dalam keranjang. Infografis ini menjelaskan berbagai manfaat tomat seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan kulit, hingga membantu mengontrol gula darah.

Kesehatan

Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Rahasia Jantung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Keterangan Foto: Buah apel hijau segar yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan, baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kesehatan

Buah Apel Ternyata Punya Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:09 WIB