RI Percepat Penyelamatan WNI ABK Korban Pembajakan di Gabon

Kemlu RI dan KBRI Yaounde aktif berkoordinasi dengan otoritas Gabon untuk membebaskan ABK WNI yang diculik bajak laut.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta suarabrita.com Pemerintah Indonesia mempercepat upaya penyelamatan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) dan menjadi korban pembajakan di perairan Gabon.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI langsung berkoordinasi dengan otoritas Gabon melalui KBRI Yaounde setelah menerima laporan insiden tersebut. Bajak laut menyerang kapal penangkap ikan IB FISH 7 pada Minggu (11/1) waktu setempat.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyatakan Kemlu menggandeng otoritas setempat, perusahaan kapal, dan mitra terkait. Langkah ini bertujuan mempercepat pembebasan para ABK yang diculik.

Baca Juga :  Dalam Jingga Wortel, Tumbuh Delapan Jalan Menuju Tubuh yang Sehat

Pelaku menculik sembilan dari 12 awak kapal. Korban terdiri atas empat WNI dan lima warga negara China.
Tiga awak kapal berhasil lolos dari penculikan, termasuk dua WNI. Mereka bertahan di atas kapal hingga aparat Gabon mengevakuasi dan mengawal kapal ke Libreville.
Kemlu memastikan dua WNI tersebut berada dalam kondisi aman dan stabil. Angkatan Laut Gabon saat ini mengejar kelompok bajak laut yang terlibat dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Khudoyan Tantang Quirante dalam Perebutan Gelar WBA Asia Kelas Minimum

KBRI Yaounde terus mengawal pemenuhan hak ketenagakerjaan ABK WNI dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Pemerintah Indonesia tetap memantau perkembangan kasus ini secara intensif.

Otoritas Gabon menyebut serangan terjadi sekitar tujuh mil laut tenggara Equata. Pemerintah Gabon menegaskan pengamanan maritim kini berada dalam kendali penuh.(vina)

Editor : revina

Berita Terkait

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Puluhan Awak Tewas, Kapal Iran IRIS Dena Hancur di Samudra
Serangan Iran Hantam Militer AS, Jet Tempur & Radar Canggih
“Langit Minab Menangis: Kesedihan di Pemakaman Anak-Anak”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:00 WIB

8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:00 WIB

Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB