jakarta suarabrita.com Rupiah melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan rupiah bisa menguat karena penyelidikan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell menekan indeks dolar AS.
Federal Reserve menyebut jaksa federal AS menyelidiki Powell terkait proyek renovasi kantor pusat senilai miliaran dolar. Powell menerima surat panggilan pengadilan Jumat (9/1) sehubungan dengan kesaksiannya di Komite Perbankan Senat. Ia menilai tindakan ini mengintervensi independensi The Fed. Reaksi pasar bersifat sementara, membuat rupiah tetap volatile.
Data ekonomi AS menunjukkan kekuatan: pasar tenaga kerja bertambah 50 ribu pekerjaan, tingkat pengangguran turun menjadi 4,4 persen, izin pembangunan naik menjadi 1,41 juta, dan indeks kepercayaan kosumen mencapai 54.(vina)
Editor : vina









