Sahur Seimbang, Puasa Tenang: Bahaya Karbohidrat Berlebih

Ahli gizi mengingatkan konsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur dapat memicu lonjakan gula darah, meningkatkan produksi insulin, dan membebani kerja pankreas serta ginjal.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu sahur praktis dengan roti dan telur/ilustrasi

Menu sahur praktis dengan roti dan telur/ilustrasi

JAKARTA suarabrita.com  Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur. Kebiasaan ini dapat memicu lonjakan gula darah dan membebani kerja organ tubuh saat puasa Ramadhan.

Menurut Rita, karbohidrat yang dikonsumsi akan diubah menjadi glukosa. Jika kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi, tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Hormon ini diproduksi oleh pankreas untuk menjaga keseimbangan gula darah.

Namun, produksi insulin yang berlebihan tidak baik bagi tubuh. Lonjakan insulin mendorong glukosa masuk ke dalam sel. Jika tidak digunakan sebagai energi, kelebihannya akan disimpan sebagai lemak.

Baca Juga :  Manfaat Tomat untuk Kesehatan Nutrisi dan Khasiatnya untuk Tubuh

“Banyak orang mengira makan karbohidrat dalam jumlah besar saat sahur membuat tubuh lebih kuat. Padahal, jika berlebihan justru bisa berdampak buruk,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, kadar gula darah yang tinggi juga membuat ginjal bekerja lebih keras. Ginjal harus menyaring darah dengan kandungan glukosa tinggi. Jika terjadi terus-menerus, beban kerja ginjal meningkat.

Pilih Karbohidrat Kompleks Saat Sahur

Untuk menjaga tubuh tetap bertenaga, Rita menyarankan memilih karbohidrat kompleks saat sahur. Contohnya nasi merah, oatmeal, roti gandum utuh, dan ubi. Jenis ini dicerna lebih lambat sehingga gula darah lebih stabil.

Baca Juga :  Segarnya Buah Saat Sahur, Rahasia Puasa Kuat dan Tak haus

Karbohidrat kompleks juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Dengan begitu, tubuh tetap kuat menjalani puasa tanpa lonjakan gula darah.

Ia menambahkan, menu sahur sebaiknya di lengkapi protein, sayuran, dan cukup air putih. Pola makan seimbang membantu tubuh bekerja optimal selama berpuasa.

Dengan menghindari karbohidrat berlebihan saat sahur, masyarakat dapat menjaga kesehatan pankreas, ginjal, dan berat badan tetap ideal selama Ramadhan. (tim )

Editor : vina

Berita Terkait

Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan: Buah Sederhana
Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Rahasia Jantung
Buah Apel Ternyata Punya Banyak Khasiat untuk Kesehatan
Manfaat Makan Pisang Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh
“Ubi Jalar: Superfood Sehat yang Kaya Manfaat untuk Tubuh”
Singkong Diremehkan, Ternyata Khasiatnya Bikin Kaget Banget!
Manfaat Sawi Putih untuk Kesehatan Tubuh dan Pencernaan
Senja Ramadhan Tips dan Inspirasi Berbuka Puasa Penuh Makna”
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:00 WIB

Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan: Buah Sederhana

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Rahasia Jantung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:09 WIB

Buah Apel Ternyata Punya Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:00 WIB

Manfaat Makan Pisang Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:00 WIB

“Ubi Jalar: Superfood Sehat yang Kaya Manfaat untuk Tubuh”

Berita Terbaru