Jakarta suarabrita.com, 27 Januari 2026 – Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan penguatan rupiah terbatas karena investor menunggu hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
Federal Reserve diprediksi mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5–3,75 persen, setelah sebelumnya memangkas suku bunga total 75 basis points sepanjang September–Desember 2025. Investor menanti nada pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell; jika dovish, dolar AS berpotensi melemah dan meringankan tekanan pada rupiah.
Di sisi domestik, Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia menggantikan Juda Agung. Pemilihan ini disetujui Komisi XI DPR RI dan akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk persetujuan. Thomas sebelumnya menjalani uji kelayakan bersama dua kandidat internal BI, Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro.
Penguatan rupiah juga dipengaruhi sentimen pasar terhadap stabilitas kebijakan BI. Meskipun terbatas, rupiah tetap berada dalam tren positif di awal perdagangan.(tim)
Editor : vina









