Polda Metro Klarifikasi Kasus “Mens Rea”

Langkah klarifikasi diambil guna menghadirkan pemahaman yang utuh dan berimbang.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,suarabrita.com Kamis, 5 Februari 2026
Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi berinisial DWN dan AAD yang berperan sebagai komika pembuka dalam pertunjukan stand up comedy “Mens Rea” karya Pandji Pragiwaksono. Pemeriksaan tersebut di lakukan dalam rangka klarifikasi atas penyelenggaraan acara dan materi yang di sampaikan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kedua saksi di periksa dalam kapasitasnya sebagai opener acara. Pemeriksaan di fokuskan pada rangkaian kegiatan serta konteks pertunjukan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kabar Duka Menyelimuti Desa Air Teluh

Polda Metro Jaya juga menjadwalkan pemanggilan Pandji Pragiwaksono untuk memberikan klarifikasi pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 WIB. Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari lima laporan yang berkaitan dengan objek yang sama, sehingga pemeriksaan dilakukan secara terintegrasi.

Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari sepuluh orang yang terdiri atas saksi dan ahli. Proses tersebut di lakukan guna memperoleh pemahaman yang utuh, objektif, dan proporsional terhadap substansi konten yang di laporkan.

Baca Juga :  KERIS 2026 Dorong Pelajar Kerinci Raih Pendidikan Tinggi

Sementara itu, Pandji Pragiwaksono telah melakukan silaturahmi dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa, 3 Februari 2026. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjelaskan maksud dan konteks materi stand up comedy “Mens Rea” yang menjadi perhatian publik, khususnya terkait isu keagamaan.

Pandji menegaskan bahwa dialog dan penjelasan di perlukan agar pesan yang di sampaikan dalam karya dapat di pahami secara menyeluruh, dengan menjunjung nilai saling menghormati dan keterbukaan.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Tragedi Longsor IMIP Morowali, DPR RI Sebut Alarm Nasional
Ambulans Kejar Fortuner Kabur Usai Kecelakaan di Bogor
Di Ujung Malam yang Sunyi, Seorang Bocah Pergi Tanpa Pelukan
Wako Alfin Menyusuri Luka Sekolah Terbakar di SMP Negeri 2
Pagi yang Membara di SMP Negeri 2 Sungai Penuh
51 Tewas dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Basilan Slug:
Banjir dan Longsor di Kabupaten Agam, 20 Rumah Terdampak
Air Mata di Timur Perginya Seorang Anak, Tersentaknya Nurani NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB

Tragedi Longsor IMIP Morowali, DPR RI Sebut Alarm Nasional

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:00 WIB

Ambulans Kejar Fortuner Kabur Usai Kecelakaan di Bogor

Senin, 23 Februari 2026 - 07:00 WIB

Di Ujung Malam yang Sunyi, Seorang Bocah Pergi Tanpa Pelukan

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:37 WIB

Wako Alfin Menyusuri Luka Sekolah Terbakar di SMP Negeri 2

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:40 WIB

Pagi yang Membara di SMP Negeri 2 Sungai Penuh

Berita Terbaru

Ilustrasi AI yang menggambarkan eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, ditandai dengan simbol militer, ledakan, dan ketegangan geopolitik yang meningkat.bey suarabrita.com

Internasional

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:21 WIB

Khairul Saleh, Kepala Desa Muara Jaya, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

Sungai Penuh

Khairul Saleh Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2026 Penuh Kehangatan

Rabu, 18 Mar 2026 - 09:30 WIB