SuaraBrita.com — Aktivitas vulkanik Gunung Kerinci meningkat tajam. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup seluruh pendakian dan aktivitas wisata sejak Selasa, 6 Januari 2026.
BBTNKS mengambil langkah ini setelah Badan Geologi menaikkan status Gunung Kerinci ke Level II (Waspada). Peningkatan gempa vulkanik dangkal dan dalam menunjukkan pergerakan magma aktif.
BBTNKS merilis kebijakan penutupan melalui Surat Pengumuman Nomor PG.01/T.1/BTK/KSA.04.01/B/10/2026. Pengelola menutup Jalur R10 Kersik Tuo dan Camping Ground Bukit Bontak hingga pemberitahuan berikutnya.
Kepala Seksi Pengelolaan TN Wilayah I Kerinci, David, menegaskan larangan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif demi keselamatan warga dan pendaki.
Data PVMBG mencatat 143 gempa vulkanik dangkal pada 4 Januari 2026. Asap kawah putih setinggi sekitar 100 meter masih keluar dari kawah.
BBTNKS dan PVMBG mengimbau masyarakat serta pendaki mematuhi aturan keselamatan dan memantau informasi resmi.(vina)
Penulis : vina
Editor : vina









