Menjaga Keberlanjutan Swasembada Beras Nasional

Upaya adaptasi dan inovasi pertanian diperlukan agar produksi beras tetap stabil dan berkelanjutan.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suarabrita.com 9 Februari 2026  Swasembada beras merupakan salah satu capaian penting dalam ketahanan pangan nasional. Namun, keberhasilan tersebut perlu terus di jaga agar tidak terjebak pada stagnasi produksi di tengah tantangan perubahan iklim dan di namika kebutuhan pangan.

Para pengamat menilai bahwa swasembada beras bukanlah kondisi yang bersifat permanen. Tanpa pembaruan kebijakan dan peningkatan produktivitas, capaian tersebut berpotensi mengalami tekanan, terutama akibat cuaca ekstrem, perubahan pola musim tanam, serta keterbatasan investasi di sektor pertanian.

Baca Juga :  Mohamed Salah Dedikasikan Kemenangan Mesir atas Pantai Gading di Piala Afrika 2025

Perubahan iklim menjadi faktor eksternal yang semakin memengaruhi produksi beras. Kekeringan, banjir, dan gangguan cuaca dapat berdampak langsung pada hasil panen dan distribusi pangan. Pengalaman menghadapi fenomena iklim sebelumnya menunjukkan pentingnya kesiapan dan antisipasi yang berkelanjutan.

Untuk menjaga stabilitas produksi, modernisasi pertanian dinilai menjadi langkah strategis. Pemanfaatan teknologi pertanian modern, seperti varietas padi unggul tahan iklim, sistem irigasi hemat air, serta penerapan pertanian presisi berbasis data, dapat meningkatkan efisiensi dan daya tahan produksi.

Baca Juga :  Indonesia–Turki Perkuat Ekonomi dan Pertahanan

Selain itu, penguatan inovasi dan dukungan terhadap petani menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan swasembada beras. Dengan pendekatan yang adaptif dan berorientasi jangka panjang, swasembada beras di harapkan tetap menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan nasional.(tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian 25 Februari 2026 Naik, UBS dan Galeri24
Harga Emas Antam Melonjak, Kini Rp3.068.000 per Gram
Prabowo Kumpulkan Prajogo hingga Aguan di Hambalang bahas?
Bank Jambi Alami Gangguan Sistem, Nasabah Diminta tenang
Angin Segar Ramadhan, THR PNS 2026 Siap Cair di Awal Puasa
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 22 2026 Masih Rp 3 Juta
Bulog Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 33,2
Rupiah Menguat ke Rp16.888 per Dolar AS Usai Kesepakatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Pegadaian 25 Februari 2026 Naik, UBS dan Galeri24

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Melonjak, Kini Rp3.068.000 per Gram

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Prabowo Kumpulkan Prajogo hingga Aguan di Hambalang bahas?

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:39 WIB

Bank Jambi Alami Gangguan Sistem, Nasabah Diminta tenang

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:30 WIB

Angin Segar Ramadhan, THR PNS 2026 Siap Cair di Awal Puasa

Berita Terbaru

Tampilan visual karakter dan hadiah Stellar Jade dalam game Honkai: Star Rail yang digunakan sebagai ilustrasi informasi kode redeem edisi 26 Februari 2026. (Foto: Ilustrasi/HoYoverse)

Games

Kode Redeem Honkai Star Rail 26 Februari 2026 Terbaru

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:08 WIB

Wali Kota Hendri Arnis menerima penghargaan untuk Padang Panjang atas capaian kinerja dan inovasi pembangunan daerah tahun 2026.

sumbar

satu Tahun Hendri–Allex Pimpin Padang Panjang,

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi perjalanan hidup manusia menuju akhirat, mengingatkan bahwa dunia hanya persinggahan sementara. (Foto: Ilustrasi AI)

artikel

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:00 WIB

Suasana pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kantor BPJS Kesehatan. (Foto: Britainaja

Uncategorized

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB