suarabrita.com Kangkung, sayuran hijau populer, jarang muncul di menu rumah sakit. Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Hana Fitria Navratilova, SGz, MSc, PhD, menjelaskan bahwa pemilihan menu di fasilitas kesehatan bersifat selektif untuk memastikan keamanan pangan dan kesesuaian gizi pasien.
“Sayuran berdaun jarang di sajikan karena praktis dan kandungan purin tinggi. Oksalat dan nitrat juga menjadi pertimbangan,” ujar Dr Hana. Sayuran berdaun harus segera diolah karena tidak bisa di simpan lama. Rumah sakit memilih jenis sayur yang aman dan mudah di kelola untuk mayoritas pasien.
Kontaminasi logam berat tidak hanya terjadi pada kangkung, tapi juga pada pangan lain seperti beras dan seafood. Meski kangkung hidroponik aman, standar diet rumah sakit tetap memprioritaskan sayur yang stabil saat di masak dan aman di konsumsi.
“Sayuran berdaun menyusut signifikan setelah di masak, sehingga kurang ideal untuk penyajian,” pungkasnya( tim)
Editor : vina









