Sungai Penuh Suarabrita.com minggu pagi yang cerah, Wali Kota Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, turun tangan dalam gotong royong akbar di Enam Luhah. Suara sapu, langkah warga, dan senyum penuh semangat berpadu, menenun kebersamaan dan harmoni yang tak lekang oleh waktu.
Di tengah hiruk-pikuk kerja bakti, mata mereka singgah pada Rumah Laheak, saksi bisu sejarah sejak 1874. Di sana, jejak leluhur berbicara: budaya adalah akar, tradisi adalah nafas, dan gotong royong adalah jembatan antar generasi.
Alfin menekankan, pembangunan tak hanya dari pemerintah, tapi dari tangan seluruh warga, dari semangat bersama yang menyalakan harapan. Di makam leluhur, doa dan penghormatan menjadi penanda bahwa menghargai masa lalu adalah menyiapkan masa depan.
Dengan menjaga adat dan budaya, kita meneguhkan jati diri Sungai Penuh, agar tetap kuat di tengah arus zaman,” kata Alfin.
Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti. Ia adalah simfoni kebersamaan, tempat pemerintah dan masyarakat berpadu, tangan bergandeng tangan, hati dan semangat menyatu, menjaga warisan budaya, merawat identitas, dan menyiapkan benih nilai untuk generasi yang akan datang. (tim)
Editor : vina









