SUNGAI PENUH surabrita.com Bank Jambi menyampaikan klarifikasi terkait gangguan sistem yang berdampak pada sejumlah layanan perbankan. Gangguan ini menjadi perhatian setelah beredar pesan berantai di WhatsApp yang menyebut adanya saldo rekening berkurang.
Informasi tersebut memicu kekhawatiran sebagian nasabah di beberapa daerah, seperti Kota Jambi, Sarolangun, dan Kuala Tungkal. Sejumlah nasabah mendatangi kantor cabang untuk memastikan kondisi rekening mereka. Keluhan juga ramai muncul di media sosial, terutama terkait layanan mobile banking yang tidak dapat diakses.
Sementara itu, di Sungai Penuh dan Kerinci, situasi terpantau normal. Kantor cabang di dua daerah tersebut memang tidak beroperasi pada hari Minggu sehingga tidak terlihat lonjakan kunjungan nasabah.
Kepala Bidang Pemasaran Kantor Cabang Utama Bank Jambi, Abdel Haq, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa sistem perbankan sedang dalam proses maintenance dan pengamanan menyeluruh.
Pihak bank untuk sementara menonaktifkan beberapa layanan sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan keamanan sistem. Langkah ini di lakukan agar sistem dapat kembali beroperasi secara normal dan aman.
Terkait isu saldo berkurang atau dana hilang, manajemen menyatakan proses pengecekan detail masih di lakukan oleh kantor pusat. Nasabah di minta menunggu hingga sistem kembali normal.
Bank Jambi memastikan dana masyarakat tetap dalam perlindungan sesuai ketentuan, termasuk dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Hingga saat ini, investigasi internal masih berlangsung. Nasabah di imbau tidak membagikan PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun dan menunggu informasi resmi dari pihak bank.(tim)
Editor : vina
Sumber Berita: kabar jambi kito









