suarabrita.com Fajar Ramadan menghadirkan sahur sebagai bekal kekuatan. Namun setelah suapan terakhir, jangan biarkan tubuh langsung terlelap. Sebab, saat kita tidur, lambung masih bekerja menyelesaikan tugasnya.
Langsung berbaring membuat proses pencernaan melambat. Makanan tertahan lebih lama, risiko sembelit pun meningkat—terlebih saat asupan cairan berkurang selama puasa. Kalori yang tak sempat terbakar bisa diam-diam menumpuk dan memicu kenaikan berat badan.
Lebih dari itu, posisi tidur setelah makan dapat memicu Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Asam lambung mudah naik ke kerongkongan, menimbulkan rasa panas di dada dan tenggorokan yang mengganggu kenyamanan beribadah.
Ramadan adalah tentang menahan diri dan menjaga keseimbangan. Beri jeda bagi tubuh setelah sahur. Bergeraklah ringan, biarkan pencernaan bekerja dengan tenang, agar puasa berjalan sehat dan ibadah tetap khusyuk hingga senja tiba.(tim )
Editor : vina
Sumber Berita: alodokter









