Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Harga minyak dunia menembus lebih dari 100 dolar AS per barel, memicu kekhawatiran inflasi dan tekanan ekonomi global.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi industri minyak dunia. Ketegangan konflik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak global hingga menembus lebih dari 100 dolar AS per barel.

Ilustrasi industri minyak dunia. Ketegangan konflik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak global hingga menembus lebih dari 100 dolar AS per barel.

JAMBI Suarabrita.com Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia dan menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak mentah dunia di laporkan menembus lebih dari 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Kenaikan harga minyak dunia tersebut di picu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara besar. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak global, mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu pusat produksi energi terbesar di dunia.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Jadi Rp2,94 Juta/Gram Hari Ini

Analis energi menyebutkan, pasar global sangat sensitif terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah. Setiap potensi gangguan terhadap produksi maupun jalur distribusi minyak dapat memicu lonjakan harga di pasar internasional.

Selain itu, jalur strategis pengiriman minyak dunia seperti Selat Hormuz juga menjadi perhatian utama. Jalur ini di ketahui di lalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia, sehingga setiap ancaman terhadap keamanan kawasan tersebut berpotensi memengaruhi pasokan energi global.

Lonjakan harga minyak dunia juga dapat berdampak pada berbagai sektor ekonomi. Di tingkat global, kondisi ini berpotensi memicu kenaikan inflasi, meningkatkan biaya energi, serta menekan pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara.

Baca Juga :  PPPK Wajib Tahu! Ini Bocoran Jadwal Pencairan THR 2026

Bagi Indonesia, kenaikan harga minyak dunia dapat memberikan tekanan pada sektor energi, termasuk potensi kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi serta meningkatnya beban subsidi energi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah di berbagai negara terus memantau perkembangan situasi global dan menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas ekonomi serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.(tim)

Editor : vina

Sumber Berita: Detik.com

Berita Terkait

Update Harga Pangan Hari Ini: Beras Naik Tipis, Cabai
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam
Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi
Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur
Krisis Timur Tengah 2026: Warga Sipil Terjebak di Tengah Konflik”
Harga Pertamax Mendadak Naik, Berlaku di Seluruh Indonesia
8 Maret, Dunia Rayakan Hari Perempuan Internasional
Formula 1 2026 Resmi Dimulai Lewat GP Australia di Melbourne
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:00 WIB

Update Harga Pangan Hari Ini: Beras Naik Tipis, Cabai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga BBM Indonesia Terancam

Minggu, 26 April 2026 - 14:00 WIB

Ketegangan Iran–Israel–AS Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:21 WIB

Iran Klaim Menang atas AS, Dunia Waspada Ketegangan Timur

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Dampak Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru