Sungai Penuh suarabrita.com Pembangunan gudang dan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Sungai Penuh terus melaju, dengan progres fisik yang kini mencapai 82 persen. Wakil Wali Kota Azhar Hamzah meninjau langsung lokasi proyek, Senin (2/4/25), untuk memastikan semua tahap pengerjaan berjalan lancar.
Dalam peninjauan, Azhar mengecek kondisi bangunan sekaligus memberikan arahan agar proyek di selesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas. “Gerai ini bukan sekadar bangunan, tapi sarana penting untuk menguatkan ekonomi warga. Selain menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, fasilitas ini juga mendukung usaha lokal agar lebih produktif,” ungkapnya.
Program Koperasi Merah Putih, yang digagas Presiden Prabowo Subianto, bertujuan menghidupkan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Dengan memotong rantai distribusi panjang, program ini membantu masyarakat memperoleh harga kebutuhan pokok lebih terjangkau.
Secara nasional, KMP mendapatkan dukungan pembiayaan melalui pinjaman modal usaha hingga Rp3 miliar, yang di salurkan lewat perbankan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Program ini di harapkan menurunkan harga pangan, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemitraan dengan BUMN.
Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis kehadiran gerai KMP akan memberikan dampak nyata bagi ekonomi daerah. Dengan infrastruktur yang memadai, koperasi ini di harapkan menjadi tulang punggung distribusi sekaligus memperkuat posisi UMKM agar lebih kompetitif.
MC.KOMINFO
Editor : vina
Sumber Berita: diskominfokosta sungai penuh









