suarabrita.com Marc Marquez menghadapi momen pahit di MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram setelah ban belakang motornya pecah, merusak peluang finis di barisan depan dan memicu kekhawatiran serius di kubu Ducati.
Memulai balapan dari posisi kedua, Marquez sempat bertarung di kelompok terdepan. Tekanan dari para rival membuatnya harus bekerja ekstra keras untuk mempertahankan posisinya. Namun, situasi berubah drastis ketika ban belakang Desmosedici miliknya bermasalah di tengah balapan.
Kehilangan traksi secara signifikan membuat Marquez kesulitan mengendalikan akselerasi, baik di tikungan maupun saat keluar dari sudut lambat. Kecepatan menurun tajam, dan ia tak mampu menahan serangan pembalap lain.
Insiden ini menjadi pukulan telak bagi Ducati, yang sebelumnya berharap Buriram menjadi lintasan kuat mereka. Pecahnya ban belakang memunculkan pertanyaan soal manajemen suhu dan degradasi ban, mengingat beberapa pembalap lain juga mengeluhkan grip yang menurun drastis.(tim)
Editor : revina









