Baznas dan Sudan: Menyalakan Asa Kemanusiaan di Tengah krisis

Baznas RI memperkuat sinergi dengan Duta Besar Sudan untuk memperluas bantuan kemanusiaan, khususnya pemulihan sektor kesehatan yang terdampak konflik.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad (kanan) bersama Duta Besar Sudan untuk Indonesia, H.E. Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed (kiri) dalam pertemuan di Kantor Baznas Pusat di Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA/HO-Baznas RI/bey suarabrita.com

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad (kanan) bersama Duta Besar Sudan untuk Indonesia, H.E. Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed (kiri) dalam pertemuan di Kantor Baznas Pusat di Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA/HO-Baznas RI/bey suarabrita.com

Jakarta suarabrita.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat kolaborasi bantuan kemanusiaan bagi Sudan saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, di Kantor Pusat Baznas, Jakarta, Jumat (20/2).

Pertemuan itu membahas kondisi terkini di Sudan serta peluang kerja sama strategis untuk memperluas bantuan kemanusiaan, khususnya di sektor kesehatan.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan keprihatinan mendalam atas krisis yang masih melanda Sudan. Ia menegaskan komitmen Baznas untuk terus menghimpun dan menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Wawako Sungai Penuh Apresiasi Kegiatan Pemuda HIPPERSA

“Kami tidak ingin saudara-saudara kita di Sudan menghadapi krisis ini sendirian. Baznas siap memaksimalkan dukungan, terutama untuk kebutuhan medis yang mendesak,” ujarnya.

Baznas akan meningkatkan kampanye kemanusiaan guna memperluas partisipasi publik. Bantuan difokuskan pada penyediaan obat-obatan, fasilitas medis, serta dukungan pemulihan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Emas Galeri24 dan UBS turun harga pada perdagangan Minggu di Pegadaian.

Sementara itu, Duta Besar Sudan menyampaikan apresiasi atas solidaritas Indonesia. Ia berharap kerja sama dengan Baznas dapat mempercepat pembangunan kembali rumah sakit dan pengadaan alat kesehatan.

Menurutnya, krisis berkepanjangan di Sudan telah menelan lebih dari 200.000 korban jiwa, terutama perempuan dan anak-anak. Dukungan internasional dinilai penting untuk menekan angka kematian dan mempercepat pemulihan.(tim)

Editor : vina

Sumber Berita: antara news

Berita Terkait

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta
Umumkan Comeback, Siap Bertarung Lagi pada 2026
Maskapai Korea Selatan Larang Penggunaan Power Bank
Zina Dosa Besar, Masihkah Ada Ampunan?
newcastle-hancurkan-qarabag-6-1-gordon-cetak-quattrick-liga
Evaluasi Latihan Marinir Usai Longsor Cisarua
Banjir dan Longsor di Kabupaten Agam, 20 Rumah Terdampak
Wawako Sungai Penuh Apresiasi Kegiatan Pemuda HIPPERSA
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:00 WIB

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:15 WIB

Umumkan Comeback, Siap Bertarung Lagi pada 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:57 WIB

Baznas dan Sudan: Menyalakan Asa Kemanusiaan di Tengah krisis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:00 WIB

Maskapai Korea Selatan Larang Penggunaan Power Bank

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:01 WIB

Zina Dosa Besar, Masihkah Ada Ampunan?

Berita Terbaru

Wali Kota Hendri Arnis menerima penghargaan untuk Padang Panjang atas capaian kinerja dan inovasi pembangunan daerah tahun 2026.

sumbar

satu Tahun Hendri–Allex Pimpin Padang Panjang,

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi perjalanan hidup manusia menuju akhirat, mengingatkan bahwa dunia hanya persinggahan sementara. (Foto: Ilustrasi AI)

artikel

Sampai Di Mana Dunia Ini? Jejak Singkat Menuju Pulang

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:00 WIB

Suasana pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kantor BPJS Kesehatan. (Foto: Britainaja

Uncategorized

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Dibahas, Dampak bagi Peserta

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Sungai Penuh

IAIN Kerinci Bahas Implementasi PP 55/2025 tentang Hukum Hidup

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB