Surabaya,suarabrita.com 11 Februari 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah. Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran sebagai langkah pencegahan dini.
Sekretaris Daerah Surabaya, Lilik Arijanto, memastikan bahwa hingga saat ini Indonesia belum melaporkan kasus Virus Nipah pada manusia. Meski begitu, Pemkot tetap mengajak masyarakat untuk waspada karena mobilitas penduduk cukup tinggi.
Kenali Virus Nipah
Virus Nipah merupakan penyakit menular dari hewan ke manusia.
Kelelawar buah menjadi sumber alami virus ini. Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi. Virus juga bisa menyebar lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Gejala awal sering menyerupai flu. Penderita bisa mengalami demam, sakit kepala, dan nyeri otot.
Beberapa orang juga mengalami batuk, mual, muntah, dan diare. Pada kondisi berat, pasien dapat mengalami gangguan pernapasan atau penurunan kesadaran.
Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala tersebut. Terutama jika memiliki riwayat kontak dengan hewan atau perjalanan dari wilayah berisiko.
Langkah Pencegahan Virus Nipah
Pemkot Surabaya mengajak warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Cuci tangan dengan sabun secara rutin. Gunakan masker saat sakit. Terapkan etika batuk dan bersin.
Pastikan air aren atau nira dimasak hingga matang. Cuci dan kupas buah sebelum dikonsumsi. Buang buah yang terdapat bekas gigitan hewan. Konsumsi daging yang dimasak matang sempurna.
Hindari kontak langsung dengan hewan sakit. Jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi. Gunakan sumber resmi pemerintah untuk memperoleh informasi yang akurat
Editor : vina
Sumber Berita: go news.id









