suarabrita.com Mengamalkan ayat Al-Qur’an di nilai mampu memperkuat hafalan para santri tahfidz. Praktik ini menjadi tahap penting dalam proses menghafal karena ayat tidak hanya diingat, tetapi juga di terapkan dalam kehidupan sehari
Santri tahfidz asal Yogyakarta, Ahmad Fauzan, mengaku lebih mudah menjaga hafalan ketika ia mengamalkan ayat yang sedang di pelajari. Menurutnya, ayat tentang kesabaran menjadi lebih melekat saat ia berusaha menahan emosi dalam aktivitas harian.
Penggiat pendidikan Al-Qur’an menjelaskan bahwa pengamalan ayat membantu mengaitkan hafalan dengan pengalaman nyata. Cara tersebut membuat otak bekerja lebih aktif di bandingkan sekadar mengulang bacaan, sehingga hafalan menjadi lebih kuat dan tahan lama.
Pengamalan ayat Al-Qur’an dapat di mulai dari langkah sederhana, seperti memilih satu ayat setiap hari dan menerapkan pesannya dalam tindakan nyata. Evaluasi harian juga di nilai penting agar ayat benar-benar membimbing sikap dan perilaku.
Melalui pengamalan ayat, hafalan Al-Qur’an tidak hanya tersimpan dalam ingatan, tetapi juga berperan dalam membentuk akhlak dan karakter santri.(tim)
Editor : vina
Sumber Berita: go news.id









