Cahaya Anak yang Harus Terlindungi di Ngada

Menteri PPPA sampaikan duka cita dan dorong perlindungan anak nyata, bukan sekadar regulasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta suarabrita.com Di Ngada, Nusa Tenggara Timur, keluarga dan komunitas merasakan duka mendalam. Siswa kelas IV SD meninggal terlalu dini.

kepergiannya meninggalkan kekosongan yang sulit di ungkapkan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan empati mendalam. Ia menegaskan bahwa perlindungan anak harus nyata, bukan sekadar regulasi.

Setiap anak adalah harapan. Setiap tragedi mengingatkan kita bahwa Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) harus memberi manfaat hingga ke keluarga dan komunitas,” kata Arifah Fauzi, Kamis (5/2/2026).
Arifah menekankan, negara wajib memastikan anak-anak memperoleh pendidikan, ruang aman, dan perlindungan yang tulus. Regulasi tanpa makna tidak cukup. Anak harus merasakan manfaatnya secara nyata.

Baca Juga :  Pria 45 Tahun Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing

Ia mengingatkan masyarakat bahwa informasi terkait bunuh diri tidak untuk ditiru. Mereka yang merasa tertekan atau memiliki pikiran gelap harus segera menghubungi psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental.
Dalam hening duka, tersimpan ajakan. Mari bersatu, dari pemerintah hingga keluarga. Anak-anak harus tumbuh aman, terlindungi, dan di penuhi harapan. Karena setiap anak adalah cahaya. Kita wajib menjaganya agar tidak padam (tim)

Editor : vina

Berita Terkait

Tragedi Longsor IMIP Morowali, DPR RI Sebut Alarm Nasional
Ambulans Kejar Fortuner Kabur Usai Kecelakaan di Bogor
Di Ujung Malam yang Sunyi, Seorang Bocah Pergi Tanpa Pelukan
Wako Alfin Menyusuri Luka Sekolah Terbakar di SMP Negeri 2
Pagi yang Membara di SMP Negeri 2 Sungai Penuh
51 Tewas dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Basilan Slug:
Banjir dan Longsor di Kabupaten Agam, 20 Rumah Terdampak
Air Mata di Timur Perginya Seorang Anak, Tersentaknya Nurani NTT
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB

Tragedi Longsor IMIP Morowali, DPR RI Sebut Alarm Nasional

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:00 WIB

Ambulans Kejar Fortuner Kabur Usai Kecelakaan di Bogor

Senin, 23 Februari 2026 - 07:00 WIB

Di Ujung Malam yang Sunyi, Seorang Bocah Pergi Tanpa Pelukan

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:37 WIB

Wako Alfin Menyusuri Luka Sekolah Terbakar di SMP Negeri 2

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:40 WIB

Pagi yang Membara di SMP Negeri 2 Sungai Penuh

Berita Terbaru

Suasana aktivitas jual beli di pasar tradisional Indonesia yang menunjukkan komoditas bahan pokok seperti beras, cabai, bawang, telur, dan minyak goreng. Terlihat papan harga yang mencerminkan fluktuasi harga pangan hari ini, dengan interaksi antara pedagang dan pembeli dalam kondisi pasar yang ramai dan dinamis./sumber foto antara news

ekonomi

Update Harga Pangan Hari Ini: Beras Naik Tipis, Cabai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gambar tersebut menampilkan infografis tentang manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh. Visual didominasi warna hijau dan merah yang menggambarkan kesegaran alami tomat, lengkap dengan ilustrasi buah tomat segar dalam keranjang. Infografis ini menjelaskan berbagai manfaat tomat seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan kulit, hingga membantu mengontrol gula darah.

Kesehatan

Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Rahasia Jantung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Keterangan Foto: Buah apel hijau segar yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan, baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kesehatan

Buah Apel Ternyata Punya Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:09 WIB