MASKOW suarabrita.com Laut Basilan tak selalu tenang. Pada Senin malam, ombak membawa kabar duka ketika kapal feri penumpang dan kargo M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di perairan dekat Provinsi Basilan, Filipina.
Kapal itu berlayar membawa harapan—332 penumpang dan 27 awak kapal. Namun hanya dalam hitungan waktu, perjalanan berubah menjadi tragedi kapal tenggelam di Filipina yang merenggut sedikitnya 51 nyawa.
Tim Penjaga Pantai Filipina terus menyisir laut. Para penyelam menemukan lima jenazah tambahan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Angka korban tewas pun bertambah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang menanti di daratan.
Sebanyak 316 orang berhasil selamat dari kecelakaan laut tersebut. Mereka bertahan di tengah gelombang, menyelamatkan diri dari kapal yang perlahan hilang di bawah permukaan.
Laporan resmi yang dikutip dari Philippine News Agency menyebutkan dugaan awal mengarah pada masalah teknis sebagai penyebab kapal tenggelam. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara pasti apa yang terjadi malam itu.
Di perairan Basilan, laut kembali tenang. Namun bagi puluhan keluarga, tragedi kapal tenggelam ini akan selalu menjadi gelombang duka yang tak mudah reda.(tim)
Editor : VINA
Sumber Berita: antara news









